Angkasa Pura 2

Sulis Setiawati Cari Suami Siri Yang Jadi Korban Kapal TKI Tenggelam

DermagaSabtu, 5 November 2016
sulis-setiawati-32-mencari-suami-sirinya-imam-safii-korban-kapal-tenggelam_20161105_090940

BATAM (BeritaTrans.com) – Perjuangan Sulis Setiawati (32) mencari suami sirinya, Imam Safii, yang ikut dalam rombongan kapal TKI tenggelam di perairan Nongsa, Batam, terus dilakukan.

Selama tiga hari terakhir sejak Rabu (2/11/2016), ia tidak henti mencari info keberadaan suaminya.

Sulis yang ditemui di Posko Nongsa Point Marina (NPM) Nongsa, Batam bercerita, di Malaysia ia menikah sirih dengan sang suami.

Kedatangan Imam ke Batam untuk menikahi Sulis secara resmi.

“Saya yakin kalau suami saya berangkat dengan kapal kemarin itu karena sebelum berangkat dia sempat SMS saya,” sebut Sulis seperti dikutop tribunnews.

“Kami rencananya mau menikah resmi di sini, karena selama hidup di Malaysia pernikahan kami tidak ada legalitasnya,” sebut Sulis lagi.

Pasca kejadian, Rabu (2/11/2016) kemarin, Sulis sempat meghubungi ponsel suaminya.

Tetapi diangkat oleh seorang perempuan yang mengaku tinggal di Teluk Mata Ikan.

Setelah itu, ponsel sang suami sudah tidak aktif lagi sampai saat ini.
“Sekarang nomernya udah tidak aktif. Mudah-mudahan suami saya masih selamat,” sebutnya.

Kesedihan Sulis semakin bertambah, setelah ia mendatangi selter penampungan milik dinas Sosial yang ada dikawasan Nongsa.

Dari cerita salah satu korban yang selamat mengatakan kalau dia duduk bersebelahan dengan suami Sulis.

Hal itu diketahui, setelah Sulis memperlihatkan foto suaminya kepada salah seorang korban selamat itu.

“Malahan suami saya cerita sama korban selamat ini, dia mau nikah di Batam. Berarti benar, yang ketemu di kapal itu suami saya, ceritanya nyambung,” tuturnya.

Sulis sendiri sudah satu bulan tinggal di Batam.

Ia dari Madiun sengaja datang ke Batam untuk menjemput sang suami.
Namun takdir berkata lain, sulis kembali di uji untuk bersabar menemukan suaminya.

Harapan Sulis kembali muncul setelah niatnya mencari sang suami dikawasan teluk mata ikan.

Ia bertemu dengan seseorang yang mengatakan pagi saat kejadian bertemu dengan lima orang yang menenteng tas besar.

“Kata warga di sana, ia melihat lima orang yang keluar dari hutan. Wanitanya hanya mengenakan celana dan Bra. Sementara empat orang laki-laki menyandang tas. Saya harap diantara mereka itu ada suami saya,” sebutnya.

Foto sang suami tercinta sudah diserahkan kepada pihak kepolisian di Posko NPM Nongsa.

Ia berharap kepada pihak kepolisian bisa menemukan suaminya.

“Kita berdoa saja, suami ibu selamat. Mungkin saja dia selamat tapi tidak mau melapor kekita. Masih banyak kemungkinan,” sebut salah seorang polisi mencoba menenangkan Sulis.

Sejauh ini, polisi masih melakukan pencarian enam jenazah korban yang belum ketemu di laut. (wilam).

Foto: tribunnews.com