Angkasa Pura 2

Kru Qatar Airways Tewas Korban Tabrak Lari di Bali

Aksi Polisi KokpitSenin, 7 November 2016
Qatar_Airways

JAKARTA (beritatrans.com) – Seorang kru maskapai penerbangan Qatar Airways Mohamed Aziz Farhat (25) tewas di Bali. Korban yang merupakan warga Tunisia tersebut ternyata tewas akibat tabrak lari saat oleh seorang warga domestik, Yan Alexander, seorang pegawai laundry.

Tragisnya Mohammed Aziz Farhat baru diketahui korban tabrak lari setelah dua minggu dirawat di sebuah rumah sakit hingga meninggal dunia. Sebab, Yan Alexander kabur setelah menabrak.

“Kejadian pada 18 Oktober 2016 sekitar pukul 05.00 Wita. Korban dalam keadaan mabuk saat keluar terakhir kali dari hotel pukul 02.26 Wita,” kata Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Sumara, Senin (7/11/2016).

Korban yang dalam keadaan mabuk itu, ditabrak oleh Yan Alexander seorang pegawai laundry saat melintas di Jalan Raya Kuta.

Yan Alexander sendiri kini telah diringkus anggota Polsek Kuta, Badung, Bali. Pelaku diringkus saat seorang saksi mata yang mengejar mengingat pelat nomor mobil yang dikemudikan Yan Alexander. Saksi mata tersebut lalu melaporkan nomor mobil pelaku ke polisi.

Kapolsek Kuta, Kompol I Wayan Sumara, menyatakan pelaku menggunakan mobil boks nomor polisi DK 9838 FP. Pelaku diringkus usai polisi mendatangi jenazah korban di Rumah Sakit Sanglah.

Polisi menangkap pelaku di tempat kerjanya. “Dalam penyelidikan, pelaku mengakui perbuatannya dan langsung kami tahan,” kata Sumara seperti dirilis Tribun Bali, Senin (7/11/2016).

Akhirnya polisi mengetahui kematian korban akibat ditabrak Yan dari belakang hingga masuk ke dalam kolong mobil. Korban mengalami pendarahan di kepala dan badannya babak belur dihantam oleh mobil Yan. ‎

Penyidik menjerat pegawai penatu itu dengan pasal 359 tentang kelalaian sehingga menyebabkan orang meninggal dunia. Ia terancam hukuman maksimal lima tahun penjara. (aliy)