Angkasa Pura 2

SBPI Ajak Serikat Mulai Bahas Upah Buruh Priok 2017

DermagaSelasa, 8 November 2016
20161107_145857-1-1-1-1-1-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Solidaritas Buruh Pelabuhan Indonesia (SBPI) mengajak semua serikat buruh di Pelabuhan Tanjung Priok agar mulai membahas upah buruh 2017.

“Pembahasan upah perlu dipercepat agar pemberlakuannya nanti tepat pada awal tahun (Januari 2017),” kata Ketua Cabang SBPI Pelabuhan Tanjung Priok Mawi Rohani, Senin (6/11/2016).

Seperti diketahui di Pelabuhan Tanjung Priok terdapat empat serikat buruh yaitu: SBPI, Serikat Tenaga Kerja Bongkar Muat (STKBM), Federasi Serikat Pekerja Maritim Indonesia (FSPMI) dan Federasi Serikat Pekerja Transportasi Indonesia (FSPTI).

Mawi mengatakan selama ini pembahasan upah dilakukan sudah mendekati pergantian tahun. Akibatnya buruh dirugikan karena pemberlakuan upah menjadi molor. “Upah tahun 2016 misalnya mulai berlaku 1 Januari tapi prakteknya bulan Maret baru diberlakukan,” katanya.

KM 35 Tahun 2007

Sementara itu Pimpinan Unit Kerja (PUK) buruh bongkar muat petikemas JICT, Tatang minta agar jumlah regu dikembalikan menjadi 12 orang sesuai KM 35 Tahun 2007.

Tatang mengatakan sesuai dengan KM 35/2007, dalam satu regu buruh bongkar muat beranggota 12 orang. Tapi sejak beberapa tahun lalu diciutkan 1 regu menjadi 8 orang. Akibatnya volume pekerjaan yang dipikul buruh menjadi sangat berat, katanya. (wilam)