Angkasa Pura 2

Angkut 40 Penumpang, Kapal Maiyawi Mati Mesin Di Perairan Buton

DermagaKamis, 17 November 2016
images (2)

BUTON (BeritaTrans.com) – Kapal penumpang KM Maiyawi yang berlayar dari Pulau Talaga, Kabupaten Buton, menuju Kota Baubau mati mesin di perairan laut Buton, Sulawesi Tenggara (Sultra) Rabu (16/11/2016).

Kapal yang mengangkut 40 penumpang dan enam anak buah kapal (ABK) itu terombang-ambing di laut selama 3 jam lebih, sebelum akhirnya ditemukan tim Badan Search and Rescue (SAR).

Perwakilan Humas Kantor SAR Kendari, Wahyudi mengatakan, koordinator pos SAR Baubau menerima informasi tentang kapal mati mesin pada pukul 11.20 Wita.

“Kejadiannya pukul 11.00 Wita kapal penumpang tersebut mengalami mati mesin di antara Pulau Kadatua dan Talaga, Buton. Lalu pukul 11.25 Wita tim pos SAR Baubau dengan menggunakan kapal RB 307 diberangkatkan menuju lokasi musibah,” kata Wahyudi, Rabu malam.

Sekitar pukul 14.00 Wita, lanjut Wahyudi, KM Maiyawi ditemukan tim SAR Kendari dan langsung dievakuasi menuju pelabuhan jembatan Batu, Baubau.

“Jadi semua penumpang kapal dan ABK tiba di pelabuhan jembatan Batu pada pukul 14.50 Wita dalam keadaan selamat,” terangnya.

Menurut Wahyudi, mesin kapal mengalami masalah dalam perjalanan di laut. Cuaca di perairan laut Buton cukup bersahabat, hal itu ditandai dengan ombak 0,5 meter.

“Kami imbau kepada pengguna jasa pelayaran untuk selalu memperhatikan alat navigasi dan kelengkapan kapal sebelum berlayar, agar meminimalisir angka kecelakaan di laut,” imbau Wahyudi. (della).