Angkasa Pura 2

Ini Peraturan Menhub Bidang Penerbangan yang Telah Dideregulasi (2)

BandaraKamis, 24 November 2016
IMG_20161108_160825

MANADO (BeritaTrans.com) – Peraturan Menteri (Permenhub) bidang Penerbangan lainnya yang telah dideregulasi menurut Kepala Bagian Hukum Sesditjen Perhubungan Udara Rudi Richardo masih terkait dengan PM KM No. 25 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan udara.

“Diantaranya perubahan persyaratan dalam mengajukan perubahan rute penerbangan, dari semula setelah menerbangkan tiga tahun menjadi satu tahun. Dan kalau sebelumnya dapat dilakukan setelah melayani hingga 50 persen, kini menjadi 20 persen,” urai Rudi dalam Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Penerbangan di Manado, Kamis (24/11/2016).

Pemberian Izin perubahan rute, lanjut Rudi, bila sebelumnya oleh Dirjen menjadi oleh Menteri Perhubungan.

Selain itu PM 56 tahun 2016, perubahan kedelapan PM KM 25 tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Angkutan udara.

“Dalam perubahan itu disebutkan bahwa permohonan izin rute baru semula kepada Dirjen Perhubungan Udara, diubah menjadi kepada Menteri Perhubungan,” ungkap Rudi.

Selanjutnya PM No. 187 tahun 2015, perubahan atas PM 56 tahun 2015 tentang Kegiatan Pengusahaan Bandar Udara.

Pada perubahan itu, disebutkan bahwa terdapat ketentuan permodalan dari yang semula modal disetor 30 persen dari total nilai aset minimal Rp350 miliar untuk bandara domestik dan Rp1 triliun untuk bandara internasional, menjadi sebesar 25 persen dari nilai aset.

“Berikutnya PM 153 tahun 2015 tentang Pengamanan Kargo dan Pos serta mata rantai pasok (supply chain) Kargo dan Pos yang diangkut dengan Pesawat Udara,” tutur Rudi.

Diuraikan materi deregulasi pada BAB II tentang Keamanan Kargo dan Pos serta BAB III terkait Sertifikasi.

Terakhir yakni PM No. 12 tahun 2015 tentang Perizinan Angkutan Udara Online. Disebutkan bahwa pertimbangan dilakukan deregulasi lantara dengan meningkatnya pertumbuhan industri penerbangan, maka menuntut adanya pengaturan perizinan yang cepat, efisien, dan terintegrasi. (omy)