Angkasa Pura 2

DR Umar Aris: Laksanakan Peraturan, Harus Pahami Landasan Filosofis, Sosiologis, dan Yuridis

BandaraKamis, 24 November 2016
IMG_20161124_101020

MANADO (BeritaTrans.com) – Dalam melaksanakan Peraturan Perundang-Undangan termasuk bidang penerbangan, menurut Staf Ahli Menteri Perhubungan Bidang Hukum dan reformasi Birokrasi Perhubungan DR Umar Aris, tidak hanya memahami aspek-aspek teknis saja.

“Namun juga kita harus dapat memahami landasan filosifis, sosiologis, dan yuridis di balik proses penyusunan peraturan perundang-undangan tersebut,” jelas Umar dalam sambutan tertulis yang dibacakan Kepala Kantor Otoritas Bandara Wilayah V Makassar, Herson dalam pembukaan Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan di Bidang Penerbangan di Manado, Kamis (24/11/2016).

Dengan begitu, lanjut Herson, saat menjalankan peraturan tersebut di lapangan, dapat lebih menjiwai dan tidak hanya memahami hal-hal teknis saja.

Menurut Herson, sebagai insan Perhubungan, pihaknya memiliki tanggung jawab besar untuk menciptakan konektivitas hingga ke pulau terluar, terdalam, dan terpencil.

“Dalam sosialisasi ini diberikan kesempatan sebesar-besarnya kepada seluruh peserta untuk berinteraksi terkait materi yang disosialisasikan, agar dapat memberikan pemahaman sama dan memudahkan saat implementasi di lapangan,” kata Herson.

Sosialisasi Peraturan Perundang-Undangan ini diikuti seluruh pejabat di lingkungan Ditjen Perhubungan Udara, Kepala Kantor Otoritas Bandara, Kepala UPBU.

Selain itu juga diikuti perwakilan operator PT Angkasa Pura I dan II, Airnav Indonesia, dan INACA.

“Semoga kegiatan ini dapat menjadi titik tolak meningkatnya kepatuhan seluruh pemangku kepentingan terhadap peraturan perundang-undangan bidang penerbangan, guna terciptanya penerbangan yang selamat, aman, dan nyaman,” tutur Herson. (omy)