Angkasa Pura 2

Hadapi Natal dan Tahun Baru 2017 Hampir Semua Maskapai Nasional Ajukan Penerbangan Tambahan

Bandara KokpitJumat, 25 November 2016
Dirjen-Hubud-Suprasetyo

JAKARTA (Beritatrans.com) – Arus penumpang angkutan udara pada musim libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017 diproyeksikan meningkat 7-8 persen dibandingkan tahun lalu yang berjumlah 6,5 juta. Kini, hampir semua maskapai mengajukan jadwal penerbangan tambahan untuk musim libur Natal dan Tahun Baru 2017.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub Suprasetyo mengatakan, terdapat tiga faktor yang memengaruhi kenaikan jumlah penumpang pada musim libur tersebut. Tiga faktor itu yakni, cuaca, kondisi perekenomian, dan kondisi keamanan dalam negeri.

“Jadi kalau cuaca dan perekenomian bagus, tetapi keamanan tidak kondusif tidak ada kenaikan penumpang,” ujar Suprasetyo di Kantor Kemenhub Jakarta, Kamis (24/11/2016).

Pihak maskapai telah mengajukan tambahan penerbangan satu bulan sebelum masuknya musim libur Natal dan Tahun baru 2017. Namun, dirinya tidak memberitahukan jumlah jadwal penerbangan yang diajukan.

“Ya maskapai Lion Air, Sriwijaya Air, dan Garuda Indonesia sudah mengajukan. Kami juga akan menyetujui pengajuan jadwal penerbangan tambahan selama masih ada slot time,” tandasnya seperti dikuip laman kompascom.

Sebelumnya, sejumlah maskapai telah menyiapkan diri untuk menghadapi musim libur Natal dan Tahun Baru 2017. Salah satunya,maskapai pelat merah Garuda Indonesia yang telah menyediakan 11.362 kursi untuk musim libur Natal dan Tahun Baru 2017.

Jumlah kursi tersebut disediakan untuk penerbangan domestik dan internasional. Garuda Indonesia juga memprediksikan, tingkat keterisian penumpang pada penerbangan musim libur Natal dan Tahun Baru 2017 rata-rata mencapai 95 persen sampai 100 persen.(helmi/kom)