Angkasa Pura 2

58 TKBM Samarinda dan Balikpapan Ikuti Pelatihan Cargo Handling

DermagaMinggu, 27 November 2016
eec3d721-1152-4dc3-96f6-51fb6eb330e4-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Setiap Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) harus mampu melaksanakan pekerjaannya secara profesional agar dapat bersaing dengan TKBM asing.

Hal itu diungkapkan Dirut PT Nusamatrans Global Pratama (NGP), Nuzulul Hilmi usai memberikan pelatihan basic cargo handling kepada 58 orang Tenaga Kerja Bongkar Muat (TKBM) dari Pelabuhan Balikpapan dan Samarinda, di Balikpapan, kemarin. Acara tersebut difasilitasi PT Pelindo IV (Persero) bidang Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL).

Menurut Hilmi, pada era pasar terbuka Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) sekarang ini jika TKBM kita tidak profesional di bidangnya bisa tergusur oleh buruh dari negara lain di kawasan Asean.

Nuzulul Hilmi mengatakan pelatihan yang diberikan selama dua hari bertujuan untuk memberikan pemahaman terhadap peran dan tanggungjawab TKBM.

Selain itu juga memberikan pengenalan terhadap jenis-jenis kapal pengangkut kargo (cargo carrier), jenis muatan kapal, peralatan bongkar muat dan alat bantu bongkar muat, penanganan muatan di pelabuhan, keselamatan dan kesehatan kerja cargo handling di pelabuhan, jelasnya.

Selain itu lanjut dia, untuk menciptakan team work yang efektif, melakukan problem solving dan menata hubungan industrial antara TKBM dan Perusahaan Bongkar Muat (PBM).

Dia menambahkan dengan TKBM profesional kegiatan operasional di pelabuhan dan terminal (stevedoring, cargodoring dan receiving/delivery) dapat terjamin kelancaran, kecepatan dan ketepatannya.(wilam)

loading...