Angkasa Pura 2

Dirjen Tonny: Uji Kelaikan Kapal Jelang Nataru Mulai Dilaksanakan

DermagaRabu, 30 November 2016
IMG-20160803-WA067

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono mengemukakan, pihaknya siap melaksanakan ‎uji kelaiklaut kapal-kapal menjelang libur Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

‎”Pemeriksaan kelaiklautan kapal dilakukan guna menjamin kepastian keselamatan dan keamanan para pengguna jasa transportasi laut serta tidak mentolerir adanya temuan kelalaian dan kekurangan pada saat pemeriksaan kelaikan kapal tersebut,” ujar Tonny di Jakarta, Rabu (30/11/2016). 

Menurut Tonny, seluruh Kepala Kantor di UPT Ditjen Hubla agar melaksanakan uji kelaiklautan Kapal Penumpang dan melaporkan hasilnya kepada Dirjen Hubla sesuai dengan format laporan pemeriksaan kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Laut Nataru.‎

Pada pemeriksaan kelaiklautan kapal penumpang angkutan laut Natal dan Tahun Baru 2017 ini, Ditjen Hubla, mengirimkan tim pemeriksaan kelaiklautan Kapal Penumpang dari pejabat dan petugas Marine Inspector, Direktorat Perkapalan dan Kepelautan. 

“Pelaksanaan uji kelaiklautan Kapal Penumpang Angkutan Nataru telah dilakukan di beberapa lokasi pelabuhan seperti Pelabuhan Merak dan Makassar. Selanjutnya akan dilaksanakan di Pelabuhan Belawan, Ambon, Balikpapan, Nunukan, Sorong, Tanjung Emas Semarang, Tanjung Perak Surabaya, Lembar, Batam, Manado dan Bitung,” urai Tonny.‎

Tonny menegaskan, pihaknya dalam menjalankan uji kelaiklautan kapal, tidak hanya menjelang angkutan Nataru saja atau jelang angkutan Lebaran. Pelaksanaan dilakukan juga secara periodik untuk memastikan keselamatan pelayaran.‎

Selain memastikan kelaiklautan kapal dan keselamatan pelayaran, Ditjen Hubla juga memastikan bahwa semua Anak Buah Kapal (ABK) yang bertugas di atas kapal yang melayani angkutan Nataru, dalam kondisi baik dan siap mendukung keselamatan dan keamanan pelayaran.

“Saya juga meminta kepada kepala UPT agar  Posko dapat menginventarisir kesiapan sarana dan prasarana pelabuhan serta data potensi armada kapal angkutan penumpang/RoRo, kapasitas angkut, trayek, dan waktu per round voyage yang menyinggahi pelabuhan yang menjadi tanggung jawab masing-masing,” lanjut Tonny.

Posko dimulai dari periode 18 Desember 2016 hingga 8 Januari 2017 dengan tugas menyiapkan data prediksi jumlah penumpang naik/turun yang terbagi atas periode Pra Natal 18 hingga 24 Desember 2016, periode Natal dan Tahun Baru 25 Desember 2016 sampai 1 Januari 2017 dan periode pasca Tahun Baru 2 hingga  8 Januari 2017 dengan 52 pelabuhan pantau.(omy)

loading...