Angkasa Pura 2

STPI Gaet RMIT Australia Untuk Tingkatkan Kemampuan Bahasa Inggris Dosen Dan Taruna

SDMSabtu, 3 Desember 2016
Kampus STPI Curug

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Penerbangan Indonesia (STPI) akan bekerja sama dengan RMIT University Australia guna meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris penerbangan khususnya bagi dosen dan taruna sekolah penerbangan tersebut.

“Kami akan bekerja sama dengan RMIT University Australia. Mereka akan mengirimkan personelnya sebagai native speaker untuk membantu memperanlcar kemampuan Bahasa Inggris taruna dan dosen di STPI,” kata Kabag Adminitrasi Umum STPI Afen Sena, SE, M.Sc menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Sabtu (3/12/2016).

Jika nanti ada sukarelawan bule (orang asing) di STPI, lanjut dia, tentu ada kesempatan belajar lebih baik bagi kita untuk belajar. “Orang-orang di STPI bisa langsung belajar dan berinteraksi langsung dengan oramg asing dalam Bahasa Inggris di kampusnya sediri,” papar Afen lagi.

Selain itu, lanjut dia, RMIT nanti akan mengirimkan personelnya untuk memberikan pendampingan dan penguatan calon penguji (Bahasa Inggris) di kalangan dosen STPI. “Kampus ini berkomitmen untuk meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris baik bagi dosen atau taruna sehingga mereka siap mamsuk dunia kerja nanti,” sebut Afen.

Kirim 30 Orang

Target STPI, menurut dia, nanti minimal 30 orang per tahuan akan dikirim ke RMIT University untuk belajar dan memperkuat Bahasa Inggris. Selanjutnya mereka akan menjadi penguji Bahasa Inggris di kampus STPI.

”Jika kemampuan dan kualitas dosen-dosen STPI jelas dalam Bahasa Inggris makin baik, mereka akan bisa mendidik dan memperkuat proses diklat dan membekali taruna dengan lebih baik,” kilah lagi.

Afen menambahkan, prinsipnya STPI ingin terus berpacu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris civitas academikanya, teritama dosen dan taruna. “Kalau RMIT University Autralia bisa membantu meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris kita, mengapa tidak?,” terang Afen.

Mantan Ketua BPPP Banyuwangi itu menambahkan, seluruh dosen dan taruna STPI harus meningkatkan kemampuan Bahasa Inggris. “Sesuai arahan Kepala BPSDM Perhubungan, seluruh taruna transportasi harus mengasai toefl minimal 550 sebelum ujian akhir. Jadi, saat akan masuk bursa kerja nanti, kemampuan Bahasa Inggris baik dan siap bersaing di era global,” tegas Afen.(helmi)