Angkasa Pura 2

KAI Daop IV Semarang Siapkan Posko AMUS Di Daerah Rawan Bencana

EmplasemenRabu, 7 Desember 2016
Kereta Api eksekutif

SEMARANG (Beritatrans.com) – Kepala PT KAI Daerah Operasi IV Semarang Andika Tri Putranto menambahkan pihaknya menyiapkan posko-posko alat material untuk siaga (AMUS) di berbagai titik untuk mengantisipasi bencana yang menghambat perjalanan.

“Untuk lintasan rawan banjir, misalnya di daerah Gubug, Grobogan. Namun, sudah diantisipasi. Kami sudah tempatkan pokso AMUS, artinya alat dan material sudah disiagakan,” jelas Andika.

Manajemen KAI, menurut dia mengantisipasi sejauh mungkin dampak negatif yang mungkin terjadi. “Kita tak berharap celaka atau ada bencana yang akan merugikan KAI dan masyarakat. Tapi, BUMN ini harus melakukan antisipasi sampai kondisi terburuk sekalipun,” papar Andika.

Sebelumnya Direktur Keuangan PT KAI Didiek Hartantyo didampingi Direktur Prasarana Bambang Eko Martono, Direktur Keamanan dan Keselamatan Candra Purnama, Direktur Logistik Budi Noviantoro, dan anggota Komisaris PT KAI Riza Primadi melakukan cek jalur KA di lintas utara Jawa dan selatan Jawa.

Pengecekan jalur lintas utara dimulai dari Jakarta-Cirebon-Semarang, kemudian dilanjutkan Rabu (7/12/2016) mendatang, dari Semarang-Cepu-Bojonegoro-Surabaya, hingga Jember-Banyuwangi.

“Untuk cek lintas Selatan, mulainya dari Bandung-Purwokerto. Kemudian esoknya dilanjutkan ke Yogyakarta-Solo-Madiun, kemudian Kertosono-Malang. Ujungnya sama, yakni Surabaya,” katanya seperti dikutip laman antaranews.com.

Pengecekan lintas jalur KA, kata dia, dilakukan untuk memastikan kesiapan PT KAI dalam melayani masyarakat sebagai pengguna jasa layanan KA pada masa angkutan Natal 2016 dan Tahun Baru 2017.

Dari pengecekan lintas Jakarta-Cirebon-Semarang, kata dia, hasilnya semuanya bagus, namun yang perlu diantisipasi adalah dampak cuaca ekstrem belakangan yang terjadi di sepanjang jalur KA.

“Curah hujan yang cukup deras kan bisa berakibat longsor, dan sebagainya. Namun, kalau untuk lintas utara, rata-rata tidak terlalu rawan. Kami sudah siapkan posko alat material untuk siaga (AMUS),” katanya.

Persiapan KAI untuk menghadapi masa angkutan Natal dan Tahun Baru kali ini dilakukan dengan membuka posko mulai 23 Desember 2016 hingga 9 Januari 2017.

“Jajaran direksi, para pejabat di kantor pusat nanti akan ikut turun di posko-posko yang beroperasi di daops maupun stasiun-stasiun besar. Ya, untuk membantu kelancaran perjalanan penumpang,” tegas Didiek.(helmi/ant)

loading...