Angkasa Pura 2

Capt. Sugiyono: BP2IP Tangerang Optimis Raih PNBP Rp40 Miliar Tahun 2016

SDMKamis, 8 Desember 2016
Capt. Sugiyono - Herlan

JAKARTA (Beritatrans.com) – Balai Pendidikan dan Pelatihan Ilmu Pelayaran (BP2IP) Tangerang berhasil melampaui target penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sebagai Balan Layanan Umum (BLU) tahun 2016. Kinerja dan pelayanan lembaga diklat kepelautan itu pun terus meningkat.

“Dari target semula sebesar Rp15 miliar, kemudian direvisi menjadi Rp30 miliar dan direvisi lagi menjadi Rp35 miliar. Tapi sampai awal Desember 2016, BP2IP Tangerang mampu meraih PNBP sebesar Rp37 miliar. Kalau sampai akhir Desember 2016 kita optimis meraih (PNBP) sebesar Rp40 miliar,” kata Kepala BP2IP Tangerang Capt. Sugiyono, MM. M.Mar menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Kamis (8/12/2016).

BP2IP Tangerang terus meningkatkan pelayanan dan kualitas diklat kepelautan. Hal itu ditandai dengan makin dibukanya akses masyarakat. Warga masyarakat, terutama calon siswa baik dalam mengurus proses pendaftaran dan diklat sampai ijazah pelaut keluat dari kampus BP2IP Tangerang dilakukan dan dilayani dengan priofesional dan transparan.

“Loket pendaftaran dibuka mulai jam 08.00. Loket ini dilengkapi tempat pelayanan bahkan kotak pengaduan dari masyarakat. Seluruh nomor telepon pimpinan dipampang di area publik. Jika ada masalah atau komplain dari masyarakat bisa langsung disampaikan ke pejabat terkait bahkan bisa SMS atau Whattapps ke pimpinan langsung,” jelas Sugiyono.

Setiap personel dan bagian pelayanan bekerja dengan target dan batas waktu yang jelas. “Semua harus menjalankan tuga pokok dan fungsinya dengan baik. Jika tidak, masyarakat bisa komplain,” kilah Sugiyono.

Dampak darai reformasi pelayanan di kampus BP2IP Tangerang kini milai dirasakan. “Jumlah siswa diklat kepelautan terus meningkat. Kampus ini juga mampu menjalankan tugas diklat pemberdayaan masyarakat khususnya di wilayah Pemprov Banten,” papar Sugiyono.

Secara umum, menurut Sugiyono, penyerapan dan pendapatan BLU melebihi target. Meski diakui, ada beberapa kegiatan tertentu yang tetap dilayani meski sudah melebihi target.

“Yang penting, bagaimana siswa dan warga masyarakat terlayani dengan baik.Semua siswa yang datang dan mendaftar dilayani. Meski diakui sudah melebihi target dan pagu anggaran,” sebut Sugiyono.

Konsekuensinya, tambahnya, harus memberikan pemahaman kepada seluruh personel di BP2IP Tangerang. Bagaimana pelayanan umum ke masyarakat tetap baik dan memuaskan. “Sebagai BLU harus bisa menjalankan program dengan fleksibel serta tetap mengutamakan kualitas, keamanan dan kenyamanan,” terang Sugiyono.

“Kalau soal lain termasuk honor dan bayaran dosen dan instruktur bisa diatur kemudian. Kalau uang sudah masuk, semua ada hitungannya. Di tahun anggaran kesejahteraan itu akan tetap diberikan,” tegas alumni PIP Makassar itu.(helmi)

loading...