Angkasa Pura 2

BBM Non Subsidi Dongkrak Perolehan Laba Pertamina 2017

Ekonomi & Bisnis OtomotifMinggu, 11 Desember 2016
SPBU Pertalite

JAKARTA (Beritatrans.com) – Pendongkrak perolehan profit PT Pertamina (Persero) yang cukup signifikan adalah dari bahan bakar minyak (BBM) subsidi menjadi BBM non subsidi. Sektor hulu migas yang selama ini hanya dipandang sebelah mata kini mulai menunjukkan keunggulannya.

Demikian disampaikan Wakil Direktur Utama Pertamina, Ahmad Bambang dalam siaran per di Jakarta, kemarin.

“PT Pertamina (Persero) baru aja merayakan hari jadinya yang ke-59. Salah satu hadiah bagi Pertamina di tahun ini adalah profit yang berhasil menyalip perusahaan minyak Malaysia, Petronas,” kata dia.

Menurutnya premium yang sebelumnya tidak mendapatkan untung atau subsidi, kini konsumen mulai berpindah ke Pertalite. Kemudian solar, sebagian pindah ke bikelite, selanjutnya LPG 3 Kg menjadi 5,5 Kg.

“Daya beli masyarakat dalam membeli BBM masih terjaga, di tengah ekonomi yang gonjang-ganjing. Untuk melayani masyarakat, Pertamina akan terus melakukan terobosan salah satunya dengan meluncurkan beberapa produk baru,” kata Ahmad lagi.

Manajemen Pertamina pun akan segera meluncur produk yang lebih ramah lingkungan, pasti akan laku di pasaran. Sayang, pejabat BUMN itu belum menjelaskan secara jenis produk yang akan diluncurkan.

Ahmad Bambang menuturkan, secara aset, Pertamina masih kalah dibanding Petronas, Malaysia. Namun, secara profit Pertamina berhasil mengungguli perusahaan yang memiliki menara kembar di Kuala Lumpur itu.

“Kalau kita ketinggalan di aset, paling tidak kita kejar di profit. Untungnya kita itu integrated, antara hulu dan hilir. Ketika hulunya terpuruk karena harga minyak jatuh, hilirnya bangkit. Hilirnya adalah pasar yang dijual langsung ke masyarakat,” tegas Bambang.(helmi)