Angkasa Pura 2

Kapolri Jenderal Tito Karnavian Hadiri Pengajian Aa Gym Di Istiqlal

Aksi Polisi FigurMinggu, 11 Desember 2016
kapolri-jenderal-tito-karnavian-menghadiri-acara-majelis-taklim-binaan-aa-gym_20161211_185004

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kapolri Jenderal Tito Karnavian menghadiri acara majelis Pondok Pesantren Daarut Tauhid, KH Abdullah Gymnastiar (Aa Gym) di Masjid Istiqlal, Minggu (11/12/2016) sekitar pukul 10.00 WIB.

Dalam pengajian yang dihadiri ribuan orang itu, Tito dan Aa Gym saling bercerita mengenai kehidupan pribadi masing-masing.

Tentunya cerita kehidupan pribadi yang penuh hikmah dan dapat menjadi pelajaran bagi umat dan majelis taklim yang hadir.

“Semua karena Allah dan apapun yang kita alami termasuk berbagai cobaan hidup kita kembalikan ke Allah,” ujar Tito saat berbicara di acara Majelis Taklim itu, Minggu (11/12/2016).
AA Gym sempat menanyakan kepada mantan Kapolda Metro Jaya itu bagaimana mengemban amanah sebagai Kapolri.

Tito mengatakan Polri adalah organisasi kepolisian nomor 2 terbesar di dunia setelah Tiongkok.
Sehingga, Polri memiliki tugas yang tidak mudah.

“Perkembangan lingkungan yang dinamis dan karakteristik bangsa yang beragam serta kehidupan masyarakat yang demokratis menjadikan Indonesia rawan terhadap isu yang menyangkut suku, agama dan ras,” kata dia.

Menurut dia, potensi konflik dengan berbagai latar belakang khususnya SARA perlu ditangani secara sungguh-sungguh karena dapat memecah belah bangsa.

Dia menjelaskan, demokrasi yang mengakomadasi kebebasan tidak harus di terjemahkan sebebas bebasnya.

Karena itu, tugas Polri bersama komponen lainnya untuk menyatukan bangsa Indonesia menuju bangsa yang aman, makmur dan sejahtera.

“Tugas Polri tentu kedepan akan sangat berat dan tidak mudah. Perlu dukungan dari semua pihak,” tambahnya.

Majelis Taklim binaan Aa Gym itu secara rutin menggelar acara setiap dua minggu sekali yang sudah berlangsung selama 17 tahun.

TUKANG CUKUR
Aa Gym sendiri sebelumnya ketikamemberikan tausiyah dalam aksi super-damai 212 di Lapangan Monas, Jakarta Pusat, Jumat (2/12/2016), sempat ‘mengingatkan’ Kapolri Tito Karnavian.

Menurut Aa Gym, walaupun Jenderal Tito kini merupakan Kapolri, namun ia tak boleh meremehkan tugas dari prajuritnya.

“Pak Tito jangan ngeremehin tukang cukur, karena kalau enggak ada tukang cukur susah kita cukur rambut sendiri,” jelas Aa Gym disambut gelak tawa massa.

“Pak Tito juga jangan ngeremehin prajurit, kalau enggak ada prajurit, kasian Pak Tito ngatur lalu lintas sendiri, nangkep prajurit sendiri. Saya tuh kalau merenung suka kasihan sama Pak Tito, pasti berat banget, kita mah enak tinggal teriak-teriak aja,” canda Aa Gym. (della)

Sumber dan foto tribunews.com

loading...