Angkasa Pura 2

Perlancar Arus Bantuan Korban Gempa, Bandara Sultan Iskandar Muda Dioperasikan 24 Jam

BandaraMinggu, 11 Desember 2016
ii_iwkmg1kr1_158edd64535f094b

TANGERANG (BeritaTrans.com) -‎ Bandara Sultan Iskandar Muda Aceh operasional selama 24 jam penuh, guna menjamin kelancaran bantuan kargo udara yang dikirimkan untuk korban bencana alam gempa di Pidie, Aceh.

‎President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Muhammad Awaluddinn mengungkapkan, siaga operasional dilakukan ‎ berkat dukungan dari seluruh pemangku kepentingan seperti Otoritas Bandara, Airnav Indonesia, dan pihak-pihak lainnya.

‎”Pelaksanaan siaga operasional 24 jam ini dilaksanakan hingga kondisi dinilai kondusif. Dalam kondisi normal, bandara beroperasi hingga pukul 18.00 WIB atau 22.00 WIB setiap harinya,” jelas Awaluddin dalam keterangan resmi yang diterima BeritaTrans.com, Minggu (11/12/2016).

‎Awaluddin mengungkapkan, pihaknya juga memberlakukan kebijakan mempercepat proses bongkar muat kargo di bandara tersebut khusus yang berisi bantuan bagi korban gempa.

‎”Sesaat setelah pesawat yang membawa bantuan mendarat di bandara, proses bongkar kargo bantuan langsung dilakukan di airside untuk kemudian dimuat dimuat ke kendaraan bermotor sehingga dapat lebih cepat terkirim ke Pidie,” urai Awaluddin.‎ ‎

Namun begitu, ditambahkan Awaluddin, proses percepatan bongkar muat kargo bantuan ini tentunya juga dengan tetap memerhatikan administrasi sesuai ketentuan.‎‎

‎‎AP II menurutnya, juga menyiagakan Bandara Internasional Halim Perdanakusuma, Jakarta, yang digunakan untuk penerbangan khusus dalam misi kemanusiaan, penanganan bencana, atau bantuan bagi korban di Pidie. (omy)

loading...