Angkasa Pura 2

STIP Sudah Raih PNBP Sebesar Rp160 Miliar Tahun 2016

SDMSenin, 12 Desember 2016
ariandy syamsul

JAKARTA (Beritatrans.com) – Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta mampu mengumpulkan penerimaan negara bukan pajak (PNBP) sampai Rp160 miliar tahun 2016. Jumlah itu yang sudah masuk ke kas STIP sebagai Badan Layanan Umum (BLU) pada pekan pertama Desember 2016.

Demikian disampaikan Kasubag Rumah Tangga dan Humas STIP Jakarta Capt. Ariandy S.Bachri, M.Sc didampingi Kasubag Keuangan Alexander Hilmi Perdana, S.SiT kepada beritatrans.com di Jakarta, kemarin.

Menurutnya, kalau dari sisi nominal, peroleh BLU paling tinggi masih STIP Jakarta dibandingkan unit pelaksana teknis (UPT) lain di lingkungan BPSDM Perhubungan. “STIP Jakarta juga relatif lebih awal ditetapkan menjadi BLU dan mampu setor ke PNBP ke kas negara,” kata Alex.

Kalau sampai akhir tahun 2016 nanti, lanjut dia, pihaknya optimis mampu meraih PNBP yang lebih besar lagi. “Sampai kini, kinerja diklat dan jumlah siswa yang masuk terus bertambah. Demikian juga ijazah yang dikeluarkan juga bertambah, sehingga wajar jika penerimaan PNBP masih berpotensi naik lagi,” kilah Alex.

Sebelumnya, Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo mengatakan, UPT dilingkungan kerjanya tergolong cepat naik kelas menjadi BLU dan setor ke kas negara dalam bentuk PNBP. Selain itu, mereka juga mampu menekan beban subsidi negara di APBN.

“Sampai triwulan ketiga 2016, raihan PNBP di lingkungan BPSDM Perhubungan terus meningkat dibandingkan tahun lalu. Peroleh PNBP paling tertinggi diraih STIP Jakarta. Sementara, peningkatan paling tinggi dibandingkan tahun lalu diraih Poltekpel Surabaya naik 120%,” papar Tommy, sapaan akrab Kepala BPSDM Perhubungan itu.

Prestasi Bersama STIP

Capt. Ariandy menambahkan kinerja baik STIP Jakarta ini merupakan prestasi bersama seluruh staf dan pimpinan yang patut disyukuri bersama. STIP sebagai lembaga diklat mampu bekerja dengan baik dan memberikan pelayanan prima kepada para pengguna jasanya.

“Impilkasinya, siswa diklat yang masuk dan mengikuti diklat di STIP Jakarta terus bertambah. Mereka bukan hanya para alumni, tetap juga lulusan sekolah pelaut lainnya yang mengambil diklat peningkatan atau pemutakhiran di kampus STIP Jakarta,” papar Ariandy.

Yang penting dilakukan ke depan, menurut Ariandy, bagaimana seluruh komponen di STIP Jakarta bisa bekerja dan bersinergi untuk mewujudkan cita-cita dan program bersama. “Yaitu menjadikan STIP Jakarta sebagai lembaga diklat kepelautan ternama di dunia, dengan kualitas yang membanggakan,” tegas Ariandy.(helmi)