Angkasa Pura 2

Cuaca Buruk Paksa Pesawat Sriwijaya Air Tujuan Ternate Alihkan Pendaratan Ke Manado

KokpitSelasa, 13 Desember 2016
Sriwijaya-Ai

MANADO (BeritaTrans.com) – Cuaca buruk membuat pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 691 dari Jakarta gagal mendarat di Bandara Sultan Babullah, Ternate, Selasa, 13 Desember 2016. Pesawat itu dialihkan menuju Bandara Samratulangi, Manado, Sulawesi Utara.

Informasi yang dihimpun Tempo, pengalihan pendaratan pesawat Sriwijaya Air ke Bandara Sam Ratulangi, Manado, lantaran cuaca di bandara tersebut cerah berawan. Selain itu, jarak bandara tersebut dari Ternate dianggap relatif dekat.

Menurut Ridwan, salah satu petugas bandara, untuk saat ini cuaca di Bandara Sultan Babullah dinilai tak aman untuk melakukan pendaratan dan aktivitas terbang pesawat. Untuk itu pihak bandara untuk sementara menghentikan aktivitas penerbangan hingga cuaca membaik.

“Cuaca di bandara Ternate saat ini sedang hujan ringan dengan kecepatan angin mencapai 9,3 kilometer per jam dan jarak pandang 2,6 kilometer. Cuaca seperti ini dinilai tak aman untuk aktivitas pendaratan,” kata Ridwan kepada Tempo, Selasa, 13 Desember.

Ridwan menambahkan, selain Sriwijaya, pihak bandara menunda sementara aktivitas penerbangan pesawat Wings Air tujuan Manado. Langkah diambil untuk menghindari kemungkinan buruk yang timbul akibat cuaca.

“Jadi pagi ini, untuk sementara belum ada pesawat yang diizinkan mendarat. Semua dialihkan ke Manado,” ujar Ridwan.

Evayanti, salah satu petugas Sriwijaya Air, mengatakan pihaknya akan menerbangkan kembali penumpang ke Ternate setelah pihak bandara menyatakan cuaca di Ternate aman untuk melakukan pendaratan pesawat. Karena itu untuk sementara jadwal penerbangan mengalami penundaan selama dua jam.

“Betul, saat ini pesawat tidak bisa mendarat karena cuaca buruk, karena itu untuk keamanan, pesawat dialihkan ke Bandara Manado. Pesawat akan terbang setelah cuaca mendukung,” ujar Evayanti. (ani).