Angkasa Pura 2

Bandara Aji Pangeran Tumenggung Pranoto Di Samarinda Beroperasi Mulai Januari 2017

BandaraSenin, 19 Desember 2016
94ini-enam-nama-untuk-bandara-samarinda-baru-ada-usul-lain

SAMARINDA (BeritaTrans.com) – Sesuai jadwal, Bandara Aji Pangeran Tumenggung (APT) Pranoto Samarinda, akan mulai beroperasi pada pekan kedua bulan Januari 2017, ditandai dengan soft opening yang akan dilakukan pada 10 Januari 2017.

Kepala Bidang (Kabid) Perhubungan Udara Dinas Perhubungan (Dishub) Kaltim Ir H Hasbi menjelaskan, saat ini pekerjaan tengah berfokus pada sisi udara, yakni pembangunan runway atau landasan pacu sepanjang minimal 1 kilometer, atau sekurang-kurangnya 950 meter dengan lebar 45 meter, sebagai prasyarat untuk dapat dioperasikan.

“Saat ini pekerjaan Cement Treated Base Course (CTBC) dan pengaspalan telah mencapai 77,9 persen, dan untuk pembebasan lahan sudah selesai, pengerjaan pembongkaran 80 persen. Akan dilanjutkan dengan penimbunan tanah di depan pintu masuk, ” ujarnya dtemui Koran Kaltim Jumat (16/12) kemarin.

Menurut Hasbi, ditargetkan pembangunan landasan pacu sepanjang 2.250 meter akan selesai pada Oktober 2017 mendatang. Secara keseluruhan pembangunan akan selesai pada akhir tahun 2017 mendatang.

Sampai saat ini, pembangunan bandara tersebut telah menelan biaya sebesar Rp270 miliar, dari total nilai kontrak sebesar Rp667 miliar untuk pembangunan sisi darat yang dananya berasal dari APBD Provinsi Kaltim.

“Ada 2 tahap pembangunan, 2011 sampai 2013 pembangunan sisi darat. Terdiri dari pembangunan terminal, bangunan pelengkap, tower, menara kontrol, dan kantor adminsitratif. Lalu tahap selanjutnya pembangunan sisi udara, yaitu pembangunan apron (hanggar atau tempat parkir pesawat) ada 4 unit, dan yang terakhir landasan pacu. Untuk tahap ini target selesai 2017,” paparnya.

Diakuinya, dalam pembangunan bandara juga mengalami beberapa kendala. Diantaranya kendala dari sisi sosial, dimana masih ada saja klaim dari masyarakat meskipun lahan telah dibebaskan. Namun demikian pihak Dishub telah melakukan mediasi, dan melakukan penyelesaian. (ani).

loading...