Angkasa Pura 2

‎ Terminal Pulogebang Diharap menjadi Percontohan

KoridorTuesday, 20 December 2016

‎JAKARTA (BeritaTrans.com) – Terminal tipe A Pulogebang, Jakarta Timur, diharapkan bisa menjadi terminal percontohan selain terminal Tirtonadi, Solo. 

“Diharapkan tidak hanya kenyamanan dan keamanan saja yang ditonjolkan, namun kemudahan termasuk akses dari dan menuju terminal dan layanan informasinya,” jelas Kepala Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek (BPTJ) Elly Adriani Sinaga di Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Terminal Pulogebang akan melayani rute antar kota dan antar propinsi (AKAP) wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur, secara otomatis akan menggantikan fungsi dari terminal Rawamangun dan Terminal Pulogadung yang ada saat ini. 

Nantinya, menurut Elly, terminal Pulogebang akan menjadi pusat penting perpindahan orang antar provinsi, sehingga tidak hanya warga Jakarta saja yang dapat mengakses, namun juga wilayah penopang di sekitarnya seperti Bekasi, Bogor dan Tangerang. 

“BPTJ sebagai institusi yang mengawasi pengembangan dan peningkatan pelayanan transportasi di wilayah Jabodetabek, berupaya mengkoordinasikan kemudahan layanan tersebut,” kata Elly. 

Elly mengatakan, BPTJ telah membicarakan dengan Dishubtrans Prov. DKI Jakarta, PO dan bus mana saja yang perlu ditertibkan, sehingga tidak melanggar rute dan trayek yang ada. 

Saat ini, jumlah bus yang beroperasi di terminal bayangan 156 unit, sesuai laporan Dishubtrans Prov. DKI Jakarta yang akan ditindaklanjuti dengan pembekuan izin trayek oleh Ditjen Perhubungan Darat. (omy)

Foto : dok