Angkasa Pura 2

Budi Karya Akan Groundbreaking Pembangunan Pelabuhan Kapal Pesiar Di Lombok

Dermaga DestinasiSelasa, 20 Desember 2016
20140710-160810_56

MATARAM (beritatrans.com) – PT Pelabuhan Indonesia III Persero akan membangun Pelabuhan Gilimas untuk mendukung kedatangan kapal pesiar yang datang ke Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat.

Peletakan batu pertama (groundbreaking) pelabuhan yang berlokasi di Kecamatan Lembar, Kabupaten Lombok Barat itu rencananya dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dan Menteri BUMN Rini Soemarno, pada Kamis (22/12/2016).

“Awalnya Presiden Joko Widodo yang akan melakukan peletakan batu pertama, tapi karena jadwal pada Desember begitu padat, akhirnya Menteri BUMN dan Menteri Perhubungan yang akan hadir,” kata General Manager Pelabuhan Indonesia (Pelindo) III Cabang Lembar, Baharuddin, di Mataram, Selasa (20/12/2016),

Ia mengatakan pembangun Pelabuhan Gilimas pada lahan yang direncanakan seluas 100 hektare sebagai bagian dari pengembangan Pelabuhan Lembar yang berada di sebelah timur lokasi pembangunan Pelabuhan Gilimas.

Pembangunan Pelabuhan Gilimas juga sebagai bentuk komitmen Pelindo dalam pengembangan fasilitas kepelabuhanan di NTB, khususnya Pelabuhan Lembar, yaitu pembangunan terminal kapal pesiar dan peti kemas.

Baharuddin menambahkan pembangunan infrastruktur pelabuhan tersebut juga dilatarbelakangi Pulau Lombok, NTB, sebagai salah satu daerah tujuan wisata, sehingga salah satu programnya adalah kegiatan pesiar melalui kapal laut (kapal pesiar). Namun selama ini, kapal-kapal pesiar yang membawa ribuan penumpang dari berbagai negara tidak bisa sandar di Pelabuhan Lembar karena ukurannya yang relatif besar.

“Kami menargetkan pada semester II/2018, kapal pesiar sudah bisa sandar di dermaga, tidak lagi menurunkan penumpang di tengah laut kemudian membawa ke daratan menggunakan sekoci,” ujarnya seperti dirilis republika.co.id.

Pembangunan Pelabuhan Gilimas, kata dia, akan dilakukan dalam empat tahap dengan dana mencapai Rp 1,2 triliun, termasuk untuk biaya pembebasan lahan.

Dari total lahan 100 hektare yang direncanakan, Pelindo III sudah membebaskan lahan seluas 66 hektare dengan nilai sebesar Rp 93 miliar. (aliy)