Angkasa Pura 2

Dirjen Hubdat: Pengalihan Aset & Pegawai Terminal Tipe A Serta Jembatan Timbang Ke Kemhub Dengan Prinsip 4M

KoridorSelasa, 20 Desember 2016
2016-12-20 22.11.02

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Direktur Jenderal Perhubungan Darat (Dirjen Hubdat) Kementerian Perhubungan (Kemhub) Pudji Hartanto menyampaikan, “Kunci keberhasilan pengalihan aset dan personel terminal tipe A dan jembatan timbang dari daerah ke pusat adalah prinsip 4M.”

Demikian dikatakan beliau ketika memberikan pengarahan kepada para peserta Rapat Konsolidasi Teknis Petugas Terminal Penumpang Tipe A dan Petugas UPPKB Seluruh Indonesia Tahun 2016 di Hotel RedTop, Jakarta (20/12/2016).

2016-12-20 22.12.02

Prinsip 4M yang dimaksud beliau adalah man, method, material, money. Artinya bahwa selama proses pengalihan personel, peralatan, pendanaan dan dokumen (P3D) baik terminal penumpang tipe A maupun UPPKB (Unit Pelaksana Penimbangan Kendaraan Bermotor/Jembatan Timbang) harus memperhatikan prinsip 4 M tersebut.

Man merujuk pada sumber daya manusia yang dimiliki oleh organisasi. “Dalam manajemen, faktor manusia adalah yang paling menentukan. Manusia yang membuat tujuan dan manusia pula yang melakukan proses untuk mencapai tujuan,” kata Pudji.

Tanpa ada manusia tidak ada proses kerja, sebab pada dasarnya manusia adalah makhluk kerja. Oleh karena itu, manajemen timbul karena adanya orang-orang yang berkerja sama untuk mencapai tujuan.

Sedangkan method atau metode adalah suatu tata cara kerja yang memperlancar jalannya pekerjaan organisasi. Sebuah metode daat dinyatakan sebagai penetapan cara pelaksanaan kerja suatu tugas dengan memberikan berbagai pertimbangan-pertimbangan kepada sasaran, fasilitas-fasilitas yang tersedia dan penggunaan waktu, serta uang dan kegiatan usaha.

“Perlu diingat meskipun metode baik, sedangkan orang yang melaksanakannya tidak mengerti atau tidak mempunyai pengalaman maka hasilnya tidak akan memuaskan,” ujar Pudji.

Dengan demikian, peranan utama dalam manajemen tetap manusianya sendiri.

“Material terdiri dari sarana dan prasarana,” tambah Pudji. “Dalam dunia manajemen untuk mencapai hasil yang lebih baik, selain manusia yang ahli dalam bidangnya juga harus dapat menggunakan bahan/materi-materi sebagai salah satu sarana. Sebab materi dan manusia tidak dapat dipisahkan, tanpa materi tidak akan tercapai hasil yang dikehendaki.”

Lebih lanjut Pudji mengatakan bahwa Money atau anggaran merupakan salah satu unsur yang tidak dapat diabaikan. Uang merupakan alat tukar dan alat pengukur nilai. Oleh karena itu uang merupakan alat (tools) yang penting untuk mencapai tujuan karena segala sesuatu harus diperhitungkan secara rasional.

“Hal ini akan berhubungan dengan berapa uang yang harus disediakan untuk membiayai gaji tenaga kerja, alat-alat yang dibutuhkan dan harus dibeli serta berapa hasil yang akan dicapai dari suatu organisasi.”

Kegiatan Rapat Konsolidasi Teknis Petugas Terminal Penumpang Tipe A dan Petugas UPPKB diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan gambaran dan persamaan persepsi dalam penyelenggaraan operasional Terminal Penumpang Tipe A dan UPPKB dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Adapun tujuan dari kegiatan ini, antara lain: memberikan pemahaman tugas pokok petugas Terminal Penumpang Tipe A dan UPPKB sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) dan aturan yang berlaku; memberikan ketegasan untuk tidak melakukan penyimpangan pelaksanaan tugas seperti tindakan melakukan pungutan liar/pungli; melakukan pengukuhan status petugas terminal dan UPPKB untuk menjadi pegawai Kementerian Perhubungan.

“Terkait pungli, saya tegaskan kembali agar nanti setelah status pegawai beralih ke Kementerian Perhubungan, tidak ada lagi penyimpangan-penyimpangan dalam pelaksanaan tugasnya alias melakukan pungli,” tegas Pudji.

Kegiatan yang akan berlangsung selama 2 hari tersebut (20-21/12/2016) diikuti oleh 168 Kepala Dinas Perhubungan Provinsi, Kabupaten/Kota, serta 312 Kepala Terminal Tipe A dan Kepala Jembatan Timbang dari seluruh Indonesia. (awe).

loading...