Angkasa Pura 2

Sabuk Nusantara 56 Gagal Sandar Di Masalembu Karena Cuaca Buruk

DermagaSelasa, 20 Desember 2016
sabuk ku

SUMENEP (BeritaTrans.com) – Cuaca ektrem terjadi di wilayah Perairan Pulau Masalembu, Kabupaten Sumenep. Akibatnya, kapal perintis Sabuk Nusantara 56, gagal sandar di dermaga setempat.

“Cuaca seharian ini memang sangat ekstrem. Ombak besar dan angin kencang. Ditambah lagi hujan. Dermaga Masalembu menjadi tidak terlihat karena tertutup gelombang,” kata salah satu warga Masalembu, Saiful, Senin (19/12/2016).

Ia menuturkan, Kapal Sabuk Nusantara 56 berangkat dari Pelabuhan Kalianget, Sumenep menuju Pulau Masalembu. Seharusnya kapal sudah sandar di Masalembu sekitar jam 21.30 WIB.

“Tapi sampai sekarang kapal tidak berani sandar karena cuaca laut sangat buruk. Kapal terpaksa berlindung di pesisir Timur Pulau Masalembu. Namanya Labusadak,” ujarnya.

Menurutnya, cuaca buruk di perairan Masalembu sudah terjadi sejak awal Desember. Beberapa perahu dan kapal motor milik nelayan setempat terpaksa ‘parkir’ dan tidak berani melaut.

“Orang Masalembu biasa menyebut kondisi ini sebagai musim barat. Gelombangnya tinggi dan anginnya kencang. Kalau kapal kecil jelas tidak berani melaut,” ucapnya.

Pulau Masalembu merupakan salah satu Kecamatan Kepulauan yang dimiliki Sumenep. Dari 27 Kecamatan di Kabupaten Sumenep, 9 diantaranya merupakan kecamatan kepulauan. Dalam kondisi cuaca normal, untuk tiba di Pulau Masalembu dari Pelabuhan Kalianget diperlukan waktu tempuh 14 jam perjalanan laut. (ray/sumber beritajatim).

loading...