Angkasa Pura 2

Menhub Budi Minta Mental Petugas Terminal dan Jembatan Timbang Berubah

KoridorRabu, 21 Desember 2016
IMG_20161221_164812

JAKARTA (beritatrans.com) – Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta agar mental para petugas terminal dan jembatan timbang berubah agar pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa lebih baik.

“Untuk pelayanan yang lebih baik harus diikuti perubahan mental, manajemen pengelolaan Jembatan Timbang dan Terminal yang baik dan SDM yg profesional,” kata Menhub Budi Karya Sumadi saat memberikan pengarahan kepada para Petugas Terminal Penumpang Tipe A dan Petugas UPPKB Seluruh Indonesia, di Jakarta, Rabu (21/12/2016).

Menhub Budi mengatakan, kompetensi petugas terminal tipe A dan jembatan timbang juga perlu ditingkatkan.

“Sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 51 Tahun 2012 tentang SDM di Bidang Transportasi, Pegawai Kementerian Perhubungan perlu memiliki etos kerja yang tinggi yang meliputi SDM yang prima, profesional dan beretika, ” ujarnya.

Menurutnya, peningkatan kompetensi yang dibarengi dengan pendidikan karakter bagi petugas di lapangan mutlak diperlukan sebagai salah satu upaya dalam meminimalisir terjadinya praktik pungutan liar.

IMG-20161221-WA0051

Dalam kesempatan tersebut, Budi juga menyatakan bahwa Kemhub akan melibatkan BPKP dalam pelaksanaan operasional UPPKB.

“Jadi tahun depan secara regulasi, status pengelolaannya akan dilaksanakan oleh Kementerian Perhubungan, namun akan tetap berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan setempat terkait personelnya. Oleh karenanya kami akan minta masukan dari BPKP supaya pelayanan bisa tetap prima tanpa harus melanggar aturan,” imbuhnya.

Lebih lanjut Budi mengatakan bahwa Kegiatan Rapat Konsolidasi Teknis Petugas Terminal Penumpang Tipe A dan Petugas UPPKB diselenggarakan dengan maksud untuk memberikan gambaran dan persamaan persepsi dalam penyelenggaraan operasional Terminal Penumpang Tipe A dan UPPKB dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Tujuan dari kegiatan ini diharapkan para petugas Terminal Penumpang Tipe A dan UPPKB dapat bekerja sesuai dengan Standar Pelayanan Minimum (SPM) serta tidak melakukan penyimpangan seperti pungli,” ujarnya. (naomy/aliy)

loading...