Angkasa Pura 2

Jalur KA Siantar-Dolok Merangir-Tebing Tinggi Rawan Longsor

EmplasemenJumat, 23 Desember 2016
???????????????????????????????

MEDAN (BeritaTrans.com) – Manajemen PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional (Divre) I Sumatera Utara (Sumut)-Aceh merilis sejumlah daerah yang rawan bencana dan tindak kriminal.

Manager Humas PT KAI Divre I Sumut-Aceh, Joni Martinus menyebutkan, berdasarkan pemetaan pihaknya terdapat daerah yang rawan longsor atau ambles yakni antara Siantar-Dolok Merangir, kilometer (KM) 79 Rantau Prapat, KM 17, 26 & 31 Kisaran.

rantau prapat

Daerah selanjutnya, antara Dolok Merangir-Tebing Tinggi (KM 20 & KM 23).

“Untuk kawasan Medan-Belawan tidak termasuk daerah rawan tersebut,” tutur Joni di Medan, Kamis (22/12/2016).

Tak hanya itu, sambung Joni, ada juga daerah yang dikategorikan ‘tumpukan labil’. Artinya, tanahnya tidak kokoh sehingga agak goyang ketika dilintasi kereta api.

Daerah yang termasuk ini terdapat di kawasan Tebing Tinggi.

“Ada juga daerah rawan pelemparan batu atau benda tumpul, seperti KM 3 antara Medan-Binjai, Araskabu-Lubuk Pakam, Bamban-Rambutan, Peranakan-Lima Puluh, dan Sei Bejangkar-Buluh.”

“Untuk mengantisipasi tindak kriminal ini, maka kita menyiagakan Polisi Khusus Kereta Api (Polsuska) yang bertugas melakukan patroli,” tandasnya. (ani).

sumber: pojoksatu.com

loading...