Angkasa Pura 2

Puteri Donald Trump Dilecehkan Di Pesawat JetBlue

Another NewsJumat, 23 Desember 2016
Ivanka-Trump-Net-Worth

FLORIDA (BeritaTrans.com) – Putri Donald Trump, Ivanka Trump, saat menggunakan pesawat komersial untuk terbang dari New York menuju Florida mendapatkan pelecehan dari seorang penumpang lain. Ia menanggapinya dengan tenang sampai penumpang tersebut dibawa turun oleh petugas berwenang.

Laporan media menyebutkan, Kamis (22/12/2016) pagi, Ivanka bersama suaminya Jared Kushner dan ketiga orang anaknya akan terbang dari New York ke Miami Palm Beach dengan menggunakan pesawat penumpang komersial Jetblue. Tanpa diduga, ia mendapat pelecehan verbal dari seorang lelaki sama penumpang saat berada dalam pesawat.

Kabarnya, lelaki tersebut adalah seorang pengacara yang berkantor di daerah Brooklyn. Dengan satu tangannya menggendong seorang anak, ia mengumpat Ivank, “Ayah Anda sedang menghancurkan negeri ini”.

Sambil mengarahkan pandangan ke penumpang lainnya ia berteriak, “Mengapa dia (Ivanka) bisa berada dalam pesawat kita! Dia seharusnya menggunakan pesawat pribadinya”.

Ivanka tidak menanggapi saat lelaki itu terus mengumpat, bahkan memainkan mainan untuk menarik perhatian anak yang berada dalam gendongannya. Saat itu, Kushner sedang berdiri di lorong dalam pesawat.

Tak lama kemudian, para kru membawa lelaki tersebut, laki-laki pasangan dan anaknya turun pesawat. Pasangan sesama jenis ini kemudian memposting foto Ivanka dan meyampaikan rasa ketidakpuasan di twitter.

Namun sebelumnya, pria pasangan pengacara itu juga menulis di Twitter, “Putri Trump membawa ketiga orang anaknya menumpang pesawat komersial. Suami saya mengejar dan melakukan pelecehan agar mereka malu”.

Pesawat yang ditumpangi Ivanka akhirnya bisa diterbangkan ke tujuan setelah ketiga orang tersebut diturunkan dan dipindahkan ke pesawat lain.

Perusahaan penerbangan Jetblue kemudian dalam sebuah pernyataannya menyebutkan bahwa keputusan untuk memindahkan penumpang ke penerbangan lainnya adalah hasil dari pertimbangan yang cermat.

Jika awak pesawat mempertimbangkan resiko konflik yang terjadi antar penumpang dalam pesawat berpotensi meningkat bahkan dapat membahayakan penerbangan, maka mereka berhak meminta para penumpang yang membuat konflik untuk turun dari pesawat.

Ivanka tetap tenang dan sama sekali tidak memberikan tanggapan terhadap kejadian yang tidak menyenangkan ini. (