Angkasa Pura 2

Lalin Padat, Jasa Marga Masih Berlakukan Contra Flow di Tol Purbalenyi Menuju Bandung

KoridorRabu, 28 Desember 2016
jembatan-cisomang-direhab-kecepatan-mobil-saat-melintas-50-kmjam-rev-1
JAKARTA (Beritatrans.com) – PT Jasa Marga yang mengoperasilan jalan  tol Purbalenyi memberlakukan kebijakan contra flow untuk mengatasi kepadatan lalu lintas khususnya di ruas jalan tol menuju Kota Kembang, Bandung itu.

Pada dini hari ini,  Rabu (29/12/2016) kendaraan masih mengular sepanjang 6 kilometer. Kendaraan mulai tersendat di KM 78 hingga KM 84.

“Kepadatan karena volume kendaraan saja, dampak keluar Jatiluhur. Dari Sadang KM 78 sampai Jatiluhur KM 84,” kata petugas Jasa Marga, Fajar, saat dihubungi detikcom, Rabu (28/12/2016), dini hati.

Fajar mengaku,  terus diberlakukan untuk mengurai kepadatan. Dia menyebut petugas masih terus memberlakukan pengalihan kendaraan besar yang melintasi ruas jalan ini.
Contra flow yang diberlakukan merupakan buntut perbaikan Jembatan Cisomang, yang berada di Tol Purbaleunyi.

“Dampak perbaikan itu, kendaraan besar tidak diperbolehkan melewati jalur tol tersebut. Mereka harus memutar melewati jalur arteri dengan keluar dari Tol Cipularang di exit Tol Jatiluhur,” kilah Fajar lagi.

Sebelumnya, seorang pengendara, Mega Agniya, menyebut awal kepadatan terjadi di Tol Cipularang KM 80. Penyebabnya adalah contra flow dan pengalihan arus kendaraan besar di exit Tol Jatiluhur.

“Di lokasi saat ini diberlakukan contra flow. Pemberlakuan sistem lawan arus sejak KM 80 hingga KM 86,” ungkap Mega, yang melintas di lokasi kepadatan pada pukul 19.30 WIB, Selasa (27/12).

Menurut Mega, terlihat pula truk-truk besar dan kontainer serta bus AKAP berjejer memadati jalur di KM 76. Ada pula mobil-mobil pribadi yang terjepit, bahkan memutarbalikkan kendaraannya. Diperkirakan antrean kendaraan akibat perbaikan Jembatan Cisomang malam ini mencapai 14 kilometer. (helmi/dtc)

loading...