Angkasa Pura 2

Djoko Setijowarno: Konsep Link and Match Perlu Diaktualkan Kembali

Koridor SDMSenin, 2 Januari 2017
Djoko-  Orchard
 JAKARTA (Beritatrans.com) – Sekolah-sekolah transportasi darat di lingkungan Badan Pengembangan SDM Perhubungan perlu menambah dan membekali tarunanya dengan keahlian sebagai operator transportasi.
“Konsep link and match perlu diaktualkan kembali khususnya di sekolah-sekolah matra transportasi darat,” kata pakar dan Kepala Lab Transpirtasi Unika Soegijopranoto Semarang Djoko Setijowarno kepada Beritatrans.com di Jakarta, Senin (2/1/2017).
“Lulusan transportasi darat seperti STTD Bekasi dan PKTJ Tegal perlu dibekali dengan kemampuan sebagai operator transportasi darat. Kalau mau jujur, banyak perusahaan otobus (PO) bahkan perusahaan logistik yang juga perlu didukung SDM profesional,”  jelas Djoko.

Dikatakan, selama ini banyak lulusan sekolah matra darat yang menjadi PNS. “Untuk lulusan matra darat, masih didominasi sebagai PNS. Ke depan,  perlu dibuka peluang swasta untuk merekrut lebih banyak lagi,” jelas Djoko.

 Menurut Djoko, banyak perusahaan bahkan pengembang properti yang membutuhkan SDM transportasi baik sebagai manager atau perencana transportasi mulai dari  kawasan perumahan sampai ke level yang lebih luas.
“Semua ini menjadi tantangan bagi sekolah transportasi seperti STTD, PKTJ dan lainnya. Mereka bisa bekerja di sektor swasta termasuk sebagai operator transportasi darat di tanah air,” papar Djoko.

Konsep link and match, menurut Djoko, harus makin diperkuat terutama di sekolah-sekolah transportasi yang dikelola kementerian teknis seperti Kementerian Perhubungan.

“Mereka harus menjadi sekolah vokasi yang baik dan menghasilkan lulusan yang hebat sesuai kebutuhan dunia usaha. Subsidi yang dikucurkan dari APBN harus dipastikan tepat sasaran dan bermanfaat optimal bagi bangsa dan negara,” tegas Djoko.(helmi)