Angkasa Pura 2

Terkait Terbakarnya Kapal Zahro Express, KSOP Muara Angke Diberhentikan

DermagaSenin, 2 Januari 2017
74443_93768_kapal terbakar jpnn-1

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Terbakarnya kapal KM Zahro Express berbuntut pada pemberhentian Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) kelas III Muara Angke Deddy Junaedi.

Dirjen Perhubungan Laut A. Tonny mengeluarkan keputusan tersebut, sebagai bentuk pertanggungjawaban atas kelalaiannya dalam pengawasan keselamatan kapal KM Zahro Express yang terbakar di perairan sebelah Selatan Pulau Bidadari Jakarta Utara pada hari Minggu (1/1/2017) itu.

“Pemberhentian KSOP Muara Angke efektif per 3 Januari 2017, dilakukan atas perintah Bapak Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi pada rapat terbatas penanganan Kecelakaan KM Zahro Express pada hari ini (2/1/2017),” jelas Tonny.

Menhub dikatakan Tonny, memberikan arahan agar Kepala Kantor KSOP Kelas III Muara Angke diberhentikan dari jabatannya sebagai pejabat yang menerbitkan Surat Izin Berlayar (SPB).

“Dan kami sedang menyiapkan surat pemberhentiannya yang akan efektif besok,” kata Tonny .

Selain pemberhentian KSOP Muara Angke, Ditjen Laut juga memberikan surat peringatan tertulis kepada pemilik Kapal dan Nakhoda kapal KM Zahro Express yakni Yodi Mutiara Prima dan Nakhoda, Moh. Ali yang telah lalai dalam pengawasan yang menyebabkan jatuhnya korban pada musibah itu.

Dia juga akan melakukan klarifikasi kapal-kapal yang beroperasi di wilayah tersebut dan juga di seluruh Indonesia untuk keselamatan dan kenyamanan pelayanan pelayaran. (omy)

loading...