Angkasa Pura 2

BPSDM Perhubungan Tawarkan Diklat Pelaut Gratis ke Putra-Putri TNI/ Polri di BP2IP Malahayati Aceh

Aksi Polisi Hankam SDMKamis, 5 Januari 2017
IMG-20170105-WA0024

JAKARTA (Beritatrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhuhungan menawarkan kerja sama untuk mendidik dan menyiapkan putra-putri keluarga TNI/ Polri yang baru lulus atau hanya memiliki ijazah SMP atau sederajat. BP2IP Malahayati akan menjadi kampus pertama untuk melaksanakan program ini.

“Program ini diharapkan menjadi awal yang baik untuk menyiapkan calon SDM transportasi khususnya calon pelaut. Diklat itu diberikan gratis karena dibiayai dari APBN,” kata Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo, SH, M.Si di Jakarta, Kamis (5/1/2017).

Tahun 2017 ini, BPSDM Perhubungan akan mendidik sekiyar 48.000 orang menjadi insan transportasi gratis. Termasuk di dalamnya putra-putri keluarga TNI/ Polri di Tanah Air. Alokasi dana disiapkan mencapai Rp220 miliar.

“Sementara, total target peserta diklat transportasi di tahun 2017 adalah mendidik 500 ribu orang,” papar Tommy sapaan akrab dia.

Untuk tahap awal, lanjut dia, besok akan ke kampus BP2IP Malahayati Aceh Besar sekaligus bertemu dan membahas rencana kerja sama dengan jajaran TNI/ Polri setempat.

“Saat ini masih banyak putra putri keluarga TNI/ Polri yang belum bekerja dan mereka hanya memiliki ijazah SMP,” jelas Tommy, sapaan akrab dia.

Mereka itulah, menurut Tommy, yang akan dicoba dijembatani untuk disiapkan menjadi pelaut profesional. Mereka itu akan dididik di BP2IP Malahayati khususnya warga Aceh dan sekitarnya.

Mereka akan dididik menjadi pelaut terampil, dan diberikan diklat Basic Safety Training (BST) serta diklat SAT dan diklat AFF. Program diklat ini akan dilakulan sekitar 20 hari sampai sebulan lamanya.

“Setelah lulus nanti, mereka akan dibantu dan diberikan Buku Pelaut dari Syahbandar terdekat. Dengan begitu sudah bisa menjadi modal untuk bekerja di atas kapal,” tukas Tommy.

Tingakatkan Kerja Sama TNI

Mulai tahun 2017 ini, jajaran BPSDM Perhubungan akan mempererat dan meningkatkan kerja sama saling menguntungkan dengan pihak TNI/ Polri di seluruh Tanah Air.

“Apalagi, kampus transportasi BPSDM Perhubungan sudah menjalin kerja sama dengan TNI/ Polri untuk mendidik melatih taruna transportasi bahkan sejak masa dasar pembentukan karakter (Madatukar),” terang Tommy.

Khusus di BP2IP Malahayati, pelatih drum band taruna juga dari TNI. Selain itu pelatih dan pembina taruna disana juga mengambil personel TNI dan Polri.

“Ke depan kita akan mendidik putra-putri TNI dan Polri menjadi pelaut. Pesertanya berapa, terserah berapa banyak mereka bisa menyiapkan calon siswanya. Yang pasti awal tahun 2017 diklat itu sudah harus dimulai,” tegas Tommy.(helmi)