Angkasa Pura 2

Pilot Gadungan Pernah Dilaporkan Ke Dewan Keamanan Garuda

KokpitSabtu, 7 Januari 2017
images (4)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Isu soal pilot gadungan ternyata sudah muncul tahun 2015. Satu berita online pernah memberitakannya.

Menjadi pilot memang menjadi impian sebagian orang, dengan kemampuan mampu menerbangkan pesawat serta melayani masyarakat menuju tempat tujuan, merupakan satu pekerjaan yang juga di impikan oleh Ruslan, salah seorang warga yang ketahuan menjadi pilot gadungan. Demikian infopenerbangan.com, 2 April.2015,

“ Baru-baru ini kami mendapat laporan dari salah satu awak kabin yang menanyakan tentang kebenaran dan keanggotaan FO. Ruslan sebagai Pilot Garuda dan ia pun menceritakan semua kejadian yang telah menimpanya” Tutur Capt.Leo wakil Presiden Asosiasi Pilot Garuda (APG) saat di temui di Pilot House, Bandar Udara Soekarno Hatta, Tangerang.

Awak kabin Garuda Indonesia mengaku resah lantaran adanya laporan kepada Badan Pengurus Asosiasi Pilot Garuda (APG) terkati laporan yang mengenai adanya Pilot Gadungan di Perusahaan penerbangan PT Garuda Indonesia.

Pilot gadungan yang mengaku dengan nama Ruslan ini bukan hanya sekadar mengaku pilot, ia pun memanfaatkan profesi gadungannya untuk menipu para korban yang di incarnya, sudah lebih dari 10 orang korban yang berhasil di tipunya daan mereka yang menjadi korbanya sebagian besar para awak kabin (cabin crew).

Menurut cerita yang di dapat dari awak kabin yang enggan disebutkan namanya, Pilot gadungan tersebut bukan hanya menipu para korbanya ia pun dapat leluasa masuk ke dalam pesawat dan ikut terbang dengan rute Jakarta – Banjarmasin.

Dengan bermodalkan tampang dan kepercayaan dirinya pilot gadungan itu bisa mengelabui system keamanan yang ada di bandara.

“Ia kita dari APG (Asosiasi Pilot Garuda) sudah melaporkan kepada Dewan Keamanan Garuda mengenai keberadaan Pilot gadungan tersebut dan kami sebagai Pilot Garuda merasa di cemarkan nama baik kami sebagai Pilot Garuda,” ungkap Capt. Leo.

Engganya para korban untuk melaporkan kepada pihak yang berwenang membuat kasus ini sulit untuk di ungkap secara cepat, namun berkat dorongan pihak APG baru- baru ini beberapa korban yang sebagian besar kaum hawa ini memberanikan diri untuk melaporkan kepada Dewan Keamanan Garuda dan sekaligus memberikan bukti berupa foto dan hasil rekaman percakapan mereka melalui sosial media.

Dari hasil laporan yang di himpun pihak keamanan Garuda langsung mengadakan penyelidikan terhadap orang tersebut. (lia).

loading...