Angkasa Pura 2

Gaet Pangdam Iskandar Muda, Tommy: Berikan Diklat Pemberdayaan Gratis Pada Putra & keluarga TNI/ Polri

Aksi Polisi Hankam SDMMinggu, 8 Januari 2017
IMG-20170108-WA0016

JAKARTA (Beritatrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan menjalin pembicaraan dengan Pangdam Iskandar Muda Mayjen Tatang Sulaiman untuk membantu pendidikan putra-putri dan keluarga TNI/ Polri khususnya di wilayah Aceh. Diharapkan 500 putra Aceh bisa ikut program Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini.

Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan di Rumah Dinas Pangdam Iskandar Muda antara Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo dan Pangdam Iskandar Muda Mayjen Tatang Sulaiman di Aceh, Jumat-Sabtu tanggal 6-7 Januari 2017 kemarin.

“Sesuai rencana program ini akan diresmikan oleh Menteri Perhubungan dan Panglima TNI di BP2IP Malahayati Aceh dalam waktu dekat,” kata Tommy sapaan akrab Kepala BPSDM Perhubungan di dampingi Kepala BP2IP Malahayati Aceh H.Hartanto, MT, M.Mar.E saat dihubungi Beritatrans.com, Minggu (8/1/2017).

Menurutnya BPSDM Perhubungan Kementerian Perhubungan (Kemhub), akan memberikan Diklat Pemberdayaan gratis kepada putra-putri & keluarga TNI/ Polri se-Indonesia yang membutuhkan.

“Putra-putri & keluarga TNI/ Polri di Aceh masih banyak yang membutuhkan dukungan dan bantuan untuk memperoleh keterampilan dalam upaya mendapatkan pekerjaan,” jelas Tommy.

Pangdam Iskandar Muda Mayjen Tatang Sulaiman memberikan apresiasi yang setinggi tingginya kepada BPSDM Perhubungan yang memberikan kesempatan bagi keluarga TNI/ Polri untuk mengikuti Diklat Pemberdayaan Masyarakat ini.

Mayjen Tatang Sulaiman berharap memberikan 500 kuota kepada keluarga TNI/ Polri di Aceh untuk mengikuti diklat pemberdayaan Tahun Anggaran 2017.

Mayjen Tatang Sulaiman alumnus AKMIL 1986 didampingi Asisten Teritorial Kodam Iskandar Muda tersebut setelah berdikusi panjang lebar dengan Kepala BPSDM Perhubungan di Rumah Dinas Pangam Iskandar Muda akhir pekan lalu.

Tommy menambahkan, kerjasama Diklat Pemberdayaan bagi keluarga TNI/POLRI seluruh Indonesia. Program di merupakan bagian aplikasi Nawa Cita Presiden Jokowi, yaitu negara hadir di masyarakat.(helmi)