Angkasa Pura 2

Raih Pendapatan Rp6,9 T, AP II: Pendapatan Terbesar Dari Bandara Soekarno-Hatta

Bandara Ekonomi & BisnisSenin, 9 Januari 2017
Muhammad Awaludin_AP_II

MEDAN (Beritatrans.com) – Bisnis aero masih berkontribusi sekitar 60 persen pada kinerja dan pendaptan PT Aangkasa Pura (AP) II selama tahun 2016. Sedangkan sisanya dari bisnis non-aero meski diakui sekarang trend-nya terus meningkat.

“AP II) sepanjang 2016 membukukan pendapatan Rp 6,91 triliun (unaudited). Jumlah tersebut tumbuh 24 persen jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya,” kata Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin dalam kunjungan ke Bandara Kualanamu, Deliserdang, Sumateta Utara, akhir pekab lalu.

Menurutnya jika dilihat dari bandara, penyumbang terbesar masih dari Bandara Soekarno-Hatta yang mencapai Rp4,6 triliun, dan disusul oleh Bandara Kualanamu Medan. Untuk laba bersih, angkanya belum final.

Awaluddin menyatakan ke depan perseroan akan memaksimalkan pendapatan dari bisnis non-aero, sehingga mampu menjadi kontributor utama bagi pendapatan AP II.

Seperti dikutip laman kompas.com, Awaludin bertekad agar bisnis non-aero yang akan dimaksimalkan di antaranya meliputi properti, pergudangan, kargo, ritel, jasa kebandaraan, dan sebagainya.

Terkait dengan upaya memaksimalkan bisnis non-aero, AP II akan mengembangkan airport city dan aerotropolis. Salah satu kawasan yang akan dikembangkan adalah di sekitar Bandara Kualanamu seluas 200 hektare.

Di kawasan tersebut, AP II akan membangun kompleks perkantoran, hunian, hiburan, hotel, dan sebagainya. Untuk keperluan itu, perseroan akan menggandeng mitra internasional.

Mitra yang digandeng tidak hanya sebatas mengembangkan airport city, namun juga akan diajak untuk menjadikan Kualanamu sebagai hub internasional. Dengan demikian, akan bisa mengurangi kepadatan di Bandara Soekarno-Hatta.

“Saat ini sudah ada sekitar empat pihak yang menyatakan ketertarikannya untuk menjadi mitra dalam mengembangkan Kualanamu,” tegas Awaludin.(helmi/komp)