Angkasa Pura 2

Ada Penumpang Kesurupan, Garuda Tunda Terbang

KokpitRabu, 11 Januari 2017
images (8)

KENDARI (BeritaTrans.com) – Kejadian unik terjadi di Bandara Haluoleo Kendari, Selasa 10 Januari 2017. Pesawat Garuda Indonesia tengah bersiap terbang, tiba-tiba seorang penumpang mengamuk sambil berteriak. Akibatnya penumpang lainnya menjadi panik.

Station Manager Garuda Indonesia Bandara Haluoleo Kendari Firmansyah mengakui sedianya pesawat Garuda jenis Boeing 737 800 NG berangkat dari Bandara Haluoleo Kendari menuju Makassar-Jakarta, pada pukul 11.00 Wita.

“Penumpang kesurupan dan berteriak-teriak. Katanya anaknya meninggal,” ungkap Firman dihubungi Direktur Garuda Indonesia Kendari Gatot Rijadi melalui telepon seluler kepada kabarkendari.com, Selasa 10 Januari 2017.

Saat penumpang itu mengamuk, penumpang lainnya panik dan ketakutan. Padahal, pesawat sudah jalan menuju run way. Tidak mau ambil risiko, kapten pesawat terpaksa push back atau kembali ke tempat parkir.

“Saat itu juga, kapten kontak bandara bahwa akan push back. Sekarang, penumpang kesurupan sudah ditangani petugas medis air port untuk dibawa ke Bahteramas,” jelasnya.

Usai push back, seluruh penumpang bersama bagasinya diturunkan. Hal ini untuk mengantisipasi adanya sabotase. Dikhawatirkan, terjadi apa-apa di dalam pesawat.

“Sehingga, semua dalam pesawat diperiksa kembali. Di kamar mandi dan tempat duduk penumpang dicek. Danlanud juga turun langsung mengecek,” katanya.

Usai mengecek keamanan pesawat, pihak TNI AU dan Garuda menenangkan seluruh penumpang. Pihak bandara baru membolehkan penumpang boarding pada pukul 12.50 Wita.

Dari beberapa penumpang, di dalam pesawat dikabarkan ada Kapolda Nusa Tenggara Timur Irjen Pol Agung Sabar Santoso yang sehari sebelumnya menyerahkan jabatannya sebagai Kapolda Sultra.

“Sekarang sudah mau take off lagi. Tadi memang cukup kagetkan penumpang, di dalam ada beberapa pejabat Polda,” tuturnya.