Angkasa Pura 2

HUT ke-36, Kapolri Jenderal Tito: Satpam Adalah Profesi Mulia

Aksi Polisi SDMSaturday, 14 January 2017

JAKARTA (Beritatrans.com) Kepala Polri jenderal Tito Karnavian berharap Satpam bukan hanya menjadi keahlian belaka, melainkan harus menjadi profesi. Tito berharap besar pada Satpam di seluruh Indonesia unyuk berkontribusi lebih besar dalam kehidupan bangsa dan negara ini.

“‎Profesi memiliki syarat beda dengan keahlian. Keahlian bidan tidak akan mampu pengalahkan profesi dokter karena bidan adalah keahliannya. Untuk itu saya minta anggota Satpam menyadari ini adalah profesi. Profesi mulia dan harus dihormati orang lain,” ujar Tito usai menghadiri Apel HUT Satpam ke 36 di Monas, Jakarta, Sabtu (14/1/2016).

Mantan Kapolda Metro Jaya ini melanjutkan, suatu profesi itu syarat utamanya ‎adalah memiliki kode etik. Itulah yang ditegaskan Tito perbedaan Satpam dengan organisasi preman.

“Saudara (Satpam) punya kode etik, punya disiplin dan harus mengikuti pendidikan. Kalau hanya datang kemudian menggunakan baju satpam tanpa proses pendidikan, itu belum jadi profesi hanya keahlian belaka,” terang Tito Karnavian seperti dikutip laman tribunnews.com.

Tito Karnavian ‎kembali menekankan kehadiran Satpam diakui dalam UU Polri No 2 tahun 2002. Sehingga ia berharap Satpam harus mengabdi pada masyarakat dan perusahaanya.

Tidak hanya itu, Satpam juga diminta terus meningkatkan kompetensi dan kemampuan melalui pelatihan, simulasi dan lainnya.(hel/tribs)