Angkasa Pura 2

Tingkatkan Keselamatan Pelayaran, Syahbandar Harus Cek Langsung ke Kapal

DermagaSabtu, 14 Januari 2017
IMG20170110070029

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tak ingin peristiwa kapal tenggelam, terbakar, dan musibah lainnya di pelayaran, khususnya pelayaran kapal rakyat, Dirjen Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan A. Tonny Budiono menegaskan bahwa Syahbandar harus terjun langsung memantau kapal dan mengawasi manifest saat kapal hendak berlayar.

Hal itu tertuang dalam Surat Edaran No. UM. 005/6/3/DJPL-17 tentang Peningkatan Pelayanan Kapal Terhadap Kapal-Kapal Penumpang Tradisional Dengan Meningkatkan Standar Keselamatan, Keamanan dan Pelayanan, yang dikeluarkan kemarin (13/1/2017).

“Surat edaran ini diterbitkan untuk mendukung aturan-aturan keselamatan dan keamanan serta pelayanan pelayaran yang sudah ada sebelumnya, mempermudah implementasinya di lapangan,” ujar Tonny dalam keterangan resminya, Sabtu (14/1/2017).

Selain itu, Syahbandar dikatakan Tonny harus memastikan telah tersedianya alat-alat keselamatan beserta alat-alat pemadam kebakaran pada kapal yang akan berlayar.

“Minimnya petugas di lapangan, bukan alasan untuk memantau langsung. Petugas/pejabat Syahbandar yang berkualifikasi serta berkompeten pada kantor pelabuhan terdekat dapat diperbantukan untuk kantor pelabuhan yang kekurangan petugas,” tegas Tonny.

Syahbandar atau Kepala Kantor Pelabuhan juga harus mengawasi embarkasi dan debarkasi penumpang. Sesuai dengan yang sudah termaktub dalam UU No. 17 Tahun 2008 tentang Pelayaran. (omy)

loading...
Terbaru
Terpopuler
Terkomentari