Angkasa Pura 2

Dirjen Hubla Apresiasi Ketaatan UPP Labuan Bajo

DermagaSenin, 16 Januari 2017
IMG-20170116-WA0036

L

LABUAN BAJO (BeritaTrans.com) – Selang beberapa hari sejak dikeluarkannya Surat Edaran Dirjen Perhubungan Laut terkait penggunaan jaket keselamatan/penolong di pelayaran kapal rakyat atau tradisional Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Kelas III Labuan Bajo memastikan penerapan aturan tersebut.

Mengangkut penumpang wisatawan menuju Pulau Komodo, Labuan Bajo, pagi tadi (16/1/2017), seluruh penumpangnya terlihat kenakan jaket penolong di kapal tradisional itu.

Dirjen Perhubungan Laut A. Tonny Budiono apresiasi dengan penerapan itu, sebagai bentuk ketaatan pada keutamaan keselamatan pelayaran.

“Para wisatawan yang akan berlayar menuju daerah wisata yang ditempuh dengan kapal tradisional, diwajibkan menggunakan life jacket karena hal tersebut merupakan bagian dari prosedur keselamatan yang harus dipenuhi,” jelas
Tonny.

Dia berharap aturan tersebut dapat terus ditaati seluruh masyarakat pengguna jasa dan operator kapal. Untuk itu diperlukan pengawasan secara menyeluruh oleh petugas Syahbandar yang berada di wilayah masing-masing.

“Dengan melakukan pemeriksaan dan memastikan kapal yang berlayar laik laut,mengetahui jumlah penumpang yang naik di atas kapal tidak melebihi kapasitas penumpang serta telah tersedianya alat-alat keselamatan beserta alat-alat pemadam kebakaran,” ungkap Tonny.

Ketegasan Pemerintah dalam hal kewajiban penggunaan life jacket bagi penumpang kapal tradisional/kapal rakyat didukung oleh para wisatawan yang menjadi penumpang kapal tujuan Pulau Komodo.

Terlihat keceriaan dan kepatuhan para penumpang menggunakan life jacket secara sukarela. (omy)