Angkasa Pura 2

Polres Pelabuhan Priok Kembangkan Kasus 3,8 Kg Sabu Eks-Guangzhou

Aksi Polisi DermagaKamis, 19 Januari 2017
IMG-20170118-WA0002

JAKARTA (BeritaTrans.com)- Polres Pelabuhan Tanjung Priok akan terus mengejar 2 orang pelaku/pemilik 3,8 kg narkotika (sabu) senilai Rp5,4 miliar.

Hal itu diungkapkan Wakapolres Pelabihan Tanjung Priok Kompol Mohamad Dafi Bastomi dalam jumpa pers bersama Kepala KPU Bea dan Cukai Tanjung Priok, Fajar Doni di Pelabuhan Tanjung Priok, kemarin.

“Sesuai dengan dokumen Pabean kedua pelaku/pemilik barang haram berinitial H dan LJ. Polres Pelabuhan Tanjung. Priok sedang berupaya menuntaskan kasus tersebut.

Sabu seberat 3,8 kg dari Guangzhou, Cina dan Hongkong tersebut hasil penegahan Kantor Pelayanah Utama (KPU) Bea dan Cukai Tanjung Priok bersama Polres Pelabuhan.

Kepala KPU Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok Fajar Doni mengatakan, pengungkapan kasus ini bermula saat petugas mencurigai adanya pengiriman jet pomp dan tas wanita dari China.

Hasil pemeriksaan X Ray terlihat ada benda padat berwarna biru di dalam pipa mesin pompa dan sebuah tas mencurigakan.

“Setelah dibongkar dalam dua paket pengiriman itu ditemukan 3,8 kg sabu meliputi 2,5 kg disembunyikan dalam jet pump dan 1,3 kg dalam tas wanita,” kata Fajar di Kantor Bea Cukai Tipe A Tanjung Priok, Rabu (18/1/2017).

Fajar menuturkan, untuk meringkus pemilik barang haram itu petugas yang melakukan penyelidikan telah memancing pemesan barang haram tersebut untuk mengambil barangnya.

Namun, sejak Oktober 2016 lalu hingga kini pemesan barang tersebut tak juga datang.
(wilam)

loading...