Angkasa Pura 2

Tommy: Saya Akan Laporkan Hasil Dialog Dengan Orang Tua Taruna Ke Menhub Budi Karya

SDMJumat, 20 Januari 2017
IMG-20170120-WA0152

JAKARTA (Beritatrans.com) – Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo itu mengaku akan menyampaikan hasil dialog dengan orang tua taruna tingkat I dan II Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta, Jumat (20/1/2017) kepada Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi. Salah satunya terkait rencana pemindahan taruna tingkat I ke kampus BP2IP Tangerang, Banten.

“Saya belum bisa menjawab, kapan rencana pemindahan taruna tingkat I STIP itu akan dilakukan. Saya akan sampaikan semua hasil pertemuan ini kepada Menhub Budi Karya Sumadi, sekaligus konsultasi pada Pimpinan Kementerian Perhubungan (Kemhub) itu,” kata Tommy, sapaan akrab Kepala BPSDM Perubungan menjawab pers itu di kampus STIP Jakarta, Jumat.

“Beri kesempatan saya untuk bicara dan menyampaikan hasil pertemuan dengan orang tua taruna di STIP kepada Menhub Budi Karya. Selanjutnya, kita baru akan mengambil keputusan yang terbaik terkait kelanjutan diklat taruna muda STIP Jakarta di masa mendatang,” jelas Tommy.

Jika benar pemindahan taruna tingkat I STIP Jakarta akan dilakukan, papar Tommy, harus dipastikan semua dalam kondisi prima. Proses diklat dan agenda pendidikan pelaut tidak boleh terganggu, karena terkait aturan dari IMO. Seluruh proses diklat pelaut di STIP harus mengacu dan mengikuti IMO Modul Course.

“Pihak STIP harus menyiapkan semua keperluan yang harus dibawa jika taruna akan dipindahkan. Mulai dosen, instruktur dan pengasuh taruna yang akan menangani di BP2IP Tangerang. Selain itu juga kesiapan BP2IP Tangerang muai ruang kelas, asrama, ruang makan dan lainnya. Semua harus siap dan dipastikan bisa berfungsi optimal,” jelas Tommy.

Sebelumnya, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memutuskan untuk memindahkan taruna tingkat I STIP ke kampus BP2IP Tangerang. Pemindahan taruna muda itu dilakukan guna memutuskan mata rantai kekerasan antara taruna senior dan juniornya. Oleh karenanya, taruna muda STIP akan dipindahkan ke kampus lain yang terdekat, yaitu BP2IP Tangerang.

BPSDM Perhubungan, menurut Tommy, sudah mengambil langkah-langkah terkait rencana pemidnahan taruna ke BP2IP Tangerang itu. “Saya sudah mengumpulkan data dan kesiapan kampus BP2IP Tangerang. Tapi, saya masih harus memastikan kesiapan kampus pelaut di daerah Mauk, Tangerang itu,” papar Tommy.

Pimpinan BPSDM Perubunngan dan STIP Jakarta, hari ini menggelar dialog dengan orang tua taruna tingkat I dan II ini. “Dari dialog ini, kita akan menggali saran dan masukan yang lebih banyak terkait rencana pemindahan taruna ke BP2IP Tangerang,” aku mantan Staf Ahli Menhub Bidang Hukum dan Reformasi Birokrasi tersebut.

IMG-20170120-WA0154

Ragam Pendapat Orang Tua

BPSDM Perhubungan dan Sekolah Tinggi Ilmu Pelayaran (STIP) Jakarta menggelar dialog umum dengan orang tua taruna tingkat I dan II di Auditorium sekolah pelaut di Marunda Jakarta Utara, Jumat (20/1/2017).

Sebanyak 865 orang tua taruna ikut hadir dan menyumbang saran dan pemikiran terkait kemajuan pendidikan di kampus pelaut ternama itu, pacatragedi kametian taruna Amirullah Adtyas Putra.

Banyak saran dan masukan serta pendapat orang tua taruna, terkait masa depan pendidikan putra-putrinya di kampus STIP Jakarta. Secara umum, mereka ingin pendidikan anak-anaknya tetap berlanjut dengan kualitas yang terbaik.

“Kita ingin STIP Jakarta tetap jaya dan bisa melaksanakan program diklat pelaut di kampus ini. Kendati begitu, kasus-kasus kekerasan antar taruna atau pihak lain di kampus pelaut ini harus dihentikan,” cetus Ari, salah satu orang tua taruna.

Pendapat sama juga disampikan Gunadi, wali taruna STIP lainnya. “Itu (pemindahan taruna ke BP2IP Tangerang) yang tak kalah penting dan membuat resah hati orang tua taruna. Bemarkah rencana pemindahan taruna tingkat I STIP Jakarta ke BP2IP Tangerang. Kapan akan dipindah dan kami butuh kejelasan dari Bapak Kepala BPSDM Perhubungan saat ini,” seru dia.(helmi)