Angkasa Pura 2

Pemkab Belitung Gandeng DAMRI Layani Angkutan Umum di Kota Tanjung Pandan

Bandara Destinasi KoridorRabu, 25 Januari 2017
IMG-20170125-WA0121

TANJUNG PANDAN (Beritatrans.com) – Pempkab Belitung melalui Dinas Perhubungan meluncurkan transportasi umum di Kota Tanjung Pandan.  Transportasi umum itu sebagai upaya Pemerintah untuk meningkatkan pelayanan serta memfasilitasi wisatawan dan investor yang akan masuk ke Belitung.

“Pengoperasian angkutan umum berbasis bus itu bekerja sama dengan Perum DAMRI,” kata Kepala Dinas Perhuhungan Ayi Thamrin A saat dikonfirmasi Beritatrans.com di Tanjung Pandan, Rabu (25/2/2017) malam.

Untuk  tahap pertama, lanjut dia dioperasikan enam bus tanggung. Bus  tersebut  empat unit melayani rute Terminal ke Kota Tanjung Pandan dan dua lainnya dari Terminal ke Bandara HAS Hannandjoeddin pergi pulang (PP).

“Bus DAMRI itu dioperasikan dengan subasidi penuh dari APBD Pemkab Belitung. Sedang DAMRI hanya menjadi operator dan awaknya digaji dengan dana dari APBD,” jelas Ayi.

Bus DAMRI di Belitung ini akan beroperasi sesuai kebutuhan. Di bandara misalnya, bus sudah ada mulai penerbangan pertama tiba. Demikian juga bus yang beroperasi ke Kota Tanjung Pandan akan beroperasi sesuai dinamika dan kebutuhan warganya.

Ke depan, akan ditambah bus bantuan Kementerian Perhubungan. Bus baru nanti akan dioperasikan dengan melintasi bandara ke sejumlah hotel serta pusat-pusat wisata dan sentra bisnis di Belitung.

“Dengan bus tersebut, diharapkan bisa melayani masyarakat termasuk wisatawan dan investor bisa mencapai tujuan dengan baik serta jadwal yang tetap,” kilah Ayi.

images

Dorong Swasta Masuk

Pejabat Kementerian Perhubungan itu menambahkan, potensi penumpang angkutan umum di Belitung khususnya Kota Tanjung Pandan cukup tinggi. Sayang, potensi itu belum digarap dan pihak swasta belum mau masuk.

“Pemkab Belitung menggandeng DAMRI membuka pelayanan angkutan umum ini. Selain melayani masyarakat juga untuk mendorong sektor swasta mau masuk dan bisnis ini memang cukup menjanjikan,” papar Ayi.

Sesuai rencana, tukas Ayi, dalam dua tahun mendatang operasional DAMRI di Belitung sudah mampu beroperasi mandiri dan tidak semua mengandalkan suntikan dana dari APBD.

“Jila dikelola dengan baik, bisnis transportasi  sangat menjanjikan dan  semua pihak termasuk badan usaha swasta di Belitung masuk ke bisnis ini,” kilah Ayi.

Untuk tahap awal, tambah Ayi, Pemkab Belitung menggandeng DAMRI melayani transportasi umum. “Pemkab Belitung memberikab subsidi penuh dengan dana APBD. Ini uang rakyat dan dikembalikan untuj melayani rakyat,” tegas Ayi.(helmi)

loading...