Angkasa Pura 2

Turun Dari Pesawat Di Bandara Soetta, Bupati Buton Samsu Umar Ditangkap KPK

Bandara Figur KPKRabu, 25 Januari 2017
images (1)

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Tim Satgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menangkap bupati nonaktif Buton, Samsu Umar Abdul Samiun yang telah ditetapkan sebagai tersangka suap sengketa Pilkada Buton 2011. Ia diduga memberikan suap ke Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK), Akil Mochtar.

Dia ditangkap usai Tim Satgas KPK mendeteksi keberadaannya di Kendari dan akan terbang ke Makassar untuk melanjutkan perjalanan ke Jakarta. Samsu Umar diamankan di Bandara Soekarno-Hatta (Soetta).

Saat ini, Samsu telah tiba di Gedung KPK dan langsung diperiksa oleh penyidik lembaga antirasuh sebagai tersangka. Ditahan atau tidaknya Samsu Umar, penyidik masih mempunyai waktu 1×24 jam untuk melakukan pemeriksaan.

“Kami punya waktu 1×24 jam untuk melakukan tindakan hukum berikutnya,” tandasnya seperti dikutip okezone.

Sebelumnya, KPK sudah pernah melayangkan dua kali surat pemanggilan kepada yang bersangkutan. Namun yang bersangkutan mangkir dalam dua panggilan pemeriksaan tersebut dengan alasan terlambat menerima surat panggilan.

KPK memberikan kesempatan terakhir kepada yang bersangkutan agar koopreatif hadir dan menjalani pemeriksaan sebagai tersangka suap. Namun Samsu Umar lagi-lagi mangkir dari panggilan tersebut hingga akhirnya dilakukan upaya jemput paksa.

Dalam kasus ini, Samsu Umar telah ditetapkan tersangka oleh KPK sebagai tersangka pemberi suap kepada Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Akil Mochtar terkait sengketa Pilkada Buton 2011.

Samsu Umar diduga memberikan uang sebesar Rp1 miliar kepada Akil Mochtar sebagai pemulusan sengketa Pilkada Buton 2011, yang disidangkan di MK. (lia).