Angkasa Pura 2

Uji Publik Revisi PM 32/2016 Terkait Taksi Aplikasi Segera Digelar

KoridorKamis, 26 Januari 2017
IMG_20170126_095546

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Uji publik yang akan melibatkan pemangku kepentingan, pengusaha, dan instansi terkait, terkait revisi Peraturan Menteri (PM) 32 tahun 2016, segera digelar.

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Pudji Hartanto, nantinya uji publik akan dilaksanakan beberapa hari sampai bisa diputuskan bersama.

“Revisi segera rampung dan akan saya laporkan ke Menhub setelah uji publik dan finalisasi,” jelas Pudji di Jakarta, kemarin.

Dia menegaskan bahwa pihaknya ingin menyatukan persepsi semua pihak untuk kepentingan bersama dan tidak ada lagi yang merasa dirugikan atau diuntungkan sepihak.

“Nanti akan disamakan keinginan taksi online dan taksi konvensional, karena pihak taksi konvensional misalnya, mereka melakukan unjuk rasa dan menyatakan tidak perlu ada revisi PM 32/2016,” ujar Pudji.

Seperti diketahui, penerbitan PM 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum Tidak Dalam Trayek ini, agar ada kesetaraan antara taksi online dan konvensional, sehingga bisa bersaing sehat secara bisnis.

“Saat uji publik nanti kita tampung bila ada masukan, bila tidak ada ya sudah,” imbuh Pudji.

Dia menambahkan, selama masa perpanjangan sosialisasi PM 32/2016 dari Oktober 2016 hingga saat ini, sudah bertambah lagi 6.942 angkutan taksi online yang sudah melakukan uji KIR. (omy)

Ket foto : Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto berbincang dengan penumpang di terminal Pulogebang, Jakarta Timur, Rabu (25/1/2017).