Angkasa Pura 2

Ini Cerita Sopir Truk Soal Pungli Dari Sumatera Ke Bekasi

Dermaga KoridorJumat, 27 Januari 2017
truk pasar cibitung

BEKASI (BeritaTrans.com) – Setiap hari puluhan truk silih berganti datang ke Pasar Induk Cibitung, Bekasi. Sebagian besar truk itu berasal dari Sumatera, Jawa Barat, Jawa Tengah bahkan hingga Madura.

Truk tersebut mengangkut berbagai macam sayuran maupun buah-buahan seperti wortel, tomat, jagung manis, dan terong. Pengiriman dari Lampung memakan waktu sekitar 8 jam.

“Kalo lancar naik sampai turun dari kapal ya paling 3 jam, kalo macet bisa sampe 5 jam di kapal,” ujar Toto Rohadi, seorang sopir truk, saat ditemui di Pangkalan Truk depan Pasar Induk Cibitung, Kamis (26/1/2017).

Dia mengemukakan pungutan liar untuk naik ke kapal sudah tidak ada lagi. “Udah nggak ada pungli lagi kalo sekarang, udah bebas,” sambungnya.

Berbeda dengan Sudarmanto. Pengemudi ini mengaku pungutan liar masih sering terjadi saat hendak naik kapal. “Kalo pungli sih pasti ada lah,” sambungnya.

Sedangkan Subiyakto, sopir lainnya, mengaku pungli di perjalanan masih terjadi. Baik dilakukan oleh preman maupun oleh oknum petugas. “Ya mau nggak mau ngasih. Kalo nggak ngasih, bisa tertahan truk kita,” cetusnya.

Karenanya, sopir berharap tim Saber Pungli terus-menerus mengadakan sopir di jalanan untuk menangkap oknum pungli. (yulianti).

Terbaru
Terpopuler
Terkomentari