Angkasa Pura 2

Kapal Manusela Permai & 10 Kru Hilang Di Perairan Wakatobi

Dermaga Kelautan & PerikananMinggu, 29 Januari 2017
OMBAK-BESAR

WAKATOBI (BeritaTrans.com) – Humas Kantor SAR Kendari, Wahyudi, Minggu (29/1/2017), mengemukakan kapal penangkap ikan, KM Manusela Permai 03 yang ditumpangi kru sebanyak 10 nelayan dilaporkan hilang di perairan Pulau Binongko, Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara (Sultra).

Para nelayan tersebut pergi melaut sejak tanggal 21 Januari 2017, dan seharusnya kembali ke Kecamatan Binongko tiga hari kemudian atau tanggal 23 Januari. Namun hingga sekarang, pemilik kapal kehilangan kontak.

Hal itu berdasarkan laporan dari Wa Haeruma, adik dari Haerudin pemilik KM Manusela yang diterima kantor SAR Kendari pada hari Kamis (26/1/2017).

“Jadi kehilangan kontak di Perairan Tuwu-Tuwu, Binongko dan rute groundfish di Perairan Moromaho,” ungkap Wahyudi seperti dikutip kompas.com, Minggu (29/1/2017).

Setelah menerima laporan, Tim Pos SAR Wakatobi diturunkan ke lokasi di Timur Laut Pulau Binongko untuk melakukan pencarian dengan mengunakan RIB (Rigid Inflatable Boat) kapasitas personel 4 orang.

Kondisi cuaca di perairan Binongko, lanjut Wahyudi, kurang bersahabat tinggi gelombang bisa mencapai 3 meter.

”Memasuki hari keempat sampai saat ini masih nihil. Pencarian 10 nelayan dilakukan hingga ke Pulau Buru,” tuturnya.

Dalam proses pencarian para nelayan itu, Tim SAR Kendari mendapat bantuan dari Basarnas Ambon, Polair Polda Sultra dan sejumlah perahu nelayan di Binongko. (lia).

loading...