Angkasa Pura 2

Setelah Terlantar Sehari Semalam Di Lautan, Penumpang Kapal Mutiara Sentosa I Menangis Melihat Pelabuhan Tanjung Perak

DermagaSabtu, 4 Februari 2017
IMG-20170204-WA0036

SURABAYA (BeritaTrans.com) – Sejumlah penumpang menangis haru kita akhirnya mereka dapat melihat Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, setelah sehari selama terombang-ambing di lautan.

Air mengembang dari mata perempuan, yang di antaranya merupakan ibu-ibu, yang bersama keluarga pergi dari Balikpapan ke Surabaya.

“Alhamdulillah…” tutur seorang ibu saat perlahan kapal sandar di dermaga, Sabtu (4/2/2016), sekitar pukul 14.15.

Dia mengaku sempat kehilangan harapan karena kapal yang ditumpanginya terombang-ambing di lautan dengan ombak besar dan kadang hujan deras.

Mereka langsung dijemput oleh petugas dari unsur Syahbandar Tanjung Perak, petugas Distrik Navigasi Surabaya, KPLP Surabaya, PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Pelabuhan Tanjung Perak, kepolisian pelabuhan dan TNI AL.

“Selamat datang. Mari makan dan minum dulu. Istirahat dulu,” tutur Syahbandar Tanjung Perak, Capt. Hari Setyobudi saat menyambut dan mengajak penumpang ke ruang tunggu Terminal Gapura Surya Nusantara.

IMG-20170204-WA0034

Penumpang lalu bersegera menyantap makanan, yang disediakan. “Terima kasih, Pak, telah menolong kami,” tutur Hadi, salah seorang penumpang. Dia juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras Kementerian Perhubungan menolong kapal dan penumpangnya.

“Kami bersyukur alhamdulillah karena semua penumpang debanyak 180 orang selamat, begitu pula dengan kru dan nakhodanya,” tutur Hari kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans.

Dari 180 penumpang, dia mengutarakan ada beberapa ibu-ibu dan anak, yang harus diperiksa oleh dokter dan suster. “Namun secara umum juga tidak maslah. Hanya ada yang batuk ringan dan kepala agak pusing,” jelasnya.

Selain itu, ada 70 mahasiswa yang juga penumpang mengajukan komplain ke operator kapal karena mereka menjadi gagal mengikuti acara karena terlambat tiba di Surabaya.

DITARIK TUGBOAT
Kerja keras sejak tadi malam, Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak menuai sukses. Kapal Motor Mutiara Sentosa I berhasil ditarik ke perairan Surabaya, Jawa Timur.

Sebelumnya, kapal mengangkut 180 penumpang dan berangkat dari Balikpapan, Kalimantan Timur, menuju Surabaya, itu kehabisan bahan bakar di tengah laut, Jumat (3/2/2017) dini hari, sekitar pukul 01.00.

Kapal tersebut belasan jam mengapung di tengah laut di sekitar perairan pulau Madura. Kondisi penumpang sudah lemas karena kehabisan bahan makanan dan minuman.

Syahbandar Tanjung Perak Capt. Hari Setyobudi menjelaskan kapal berhasil dtarik dua kapal tunda milik PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Pelabuhan Tanjung Perak yakni TB Restu dan TB Kresna 315.

“Posisi kapal saat ini berada di 3 mil laut dari bouy 7 baru daerah Sembilangan, Madura,” ungkap Hari kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Sabtu (4/2/2017) pagi.

Kapal Mutiara Sentosa I ditowing dua kapal tunda dengan kecepatan 2,5 knot dan diperikarakan tiba di Pelabuhan Tanjung Perak, Sabtu (4/2/2017), pukul 13.00.

Seiringan dengan evakuasi tersebut, dia menjelaskan akan diupayakan pengisian BBM. Selain itu, dikirim makan pagi untuk penumpang dan awak kapal Mutiara Sentosa I.

KERAHKAN BANTUAN
Sebelumnya Kantor Kesyahbandaran Tanjung Perak mengerahkan bantuan BBM dan logistik ke kapal KM Mutiara Sentosa I.

Syahbandar Capt. Hari Setyobudi menjelaskan BBM dan logsitik untuk penumpamg sudah dikirim dari Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, Jawa Timur, Jumat (3/2/2017), pukul 13.00.

“Kapal Arva Ocean membawa 40 ton BBM dan logistik. Namun kapal dihadang ombak besar sehingga sampai saat ini masih berlindung di kawasan Karang Jamuang,” ungkap Hari kepada BeritaTrans.com dan tabloid mingguan BeritaTrans, Jumat (3/2/2017) malam.

Karenanya, dikirim lagi dua kapal tugboat milik PT Pelabuhan Indonesia III Cabang Tanjung Perak, Tb Krisna dan Tb Restu Utama, pada pukul 21.00.

“Dua kapal ini diperkirakan tiba Sabtu (4/2/20117), sekitar pukul 01.00. Selain mengirim logistik, dua tugboat ini akan menarik Kapal KM Mutiara Sentosa ke Pelabuhan Tanjung Perak,” jelasnya.

Mantan Syahbandar Tanjung Priok itu mengemukakan sebelumnya kapal milik Basarnas, KN 225, sudah begerak dari Pelabuhan Tanjung Perak, pukul 20.00. Lalu kapal KPLP ikut juga bergerak. (gus).

loading...