Angkasa Pura 2

120 Putra Maluku Mulai Jalani Diklat Vokasi Pelaut di PIP Makassar

SDMJumat, 10 Februari 2017
IMG-20170212-WA0052

JAKARTA (Beritatrans.com) – PIP Makassar sebagai pelaksana Diklat Vokasi Pelaut sudah mulai menjalankan program diklat untuk putra-putri Maluku. Sebanyak 120 siswa tahap pertama yang dilaunching Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Ambon, Maluku, Kamis (9/2/2017) sudah mulai menjalani diklat perdana di kampus PIP Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel).

“Siswa Diklat Vokasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat Maluku sudah mulai berjalan di kampus PIP Makassar. Mereka melaksanakan diklat di kampus PIP Makassar dan ditangani SDM profesional di bidangnya,” kata Direktur PIP Makassar H.Ahmad Wahid, ST, MT, M.Mar.E menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Jumat (10/2/2017).

Menurutnya nota kesepakatan dalam kerja yang diteken di depan Menhub Budi Karya Sumadi dan Menko Kemaritiman Luhut Binsan Pandjaitan itu hanya untuk merekrut calon siswa diklat. “Universitas Pattimura, Ambon dan Pemprov Maluku hanya merekrut dan menyiapkan calon siswa yang akan mengikuti program diklat pemberdayaan masyarakat tersebut,” kata Wahid.

Selanjutnya, proses diklat dijalankan di kampus PIP Makassar. Total kuota yang akan ditangani di Kampus Bumi Seram ini mencapai 500 orang. Sedang 500 orang calon siswa lainnya akan mengikuti diklat di kampus BP2IP Barombong, Sulawesi Selatan.

“Untuk melaksanakan Diklat Vokasi Pelaut ini, akan dilaksanakan sepenuhnya di kampus PIP Makassar. Tempat diklat, instruktur dan fasilitas pendukung lainnya dari kampus PIP Makassar,” sebut Wahid.

Untuk melaksanakan Diklat Vokasi Pelaut tersebut, menurut Wahid, PIP Makassar tak ada masalah. Kampus ini sudah melsyani diklat pelaut sampai D-IV baik ANT atau ATT.

“Dari sisi fasilitas dan SDM instruktur diklat semua sudah siap. Diklat Volasi pelaut tahap pertama dsari putra-putri Ambon, Maluku sudah siap dan tinggal jalan saja,” terang Wahid.

Seperti diketahui, dalam Diklat Vokasi Pelaut ini akan diberikan beberapa materi, mulai basic safety training (BST), safety awarness training (SAT), advance fire fighting (AFF), serta rating jaga mesin dan rating jaga deck. Selain itu, seluruh peserta diklat akan mendapatkan Buku Pelaut dari Syahbandar terdekat.

Dengan bekal Diklat Vokasi Pelaut serta Buku Pelaut, mereka sudah bisa bekerja sebagai anak buah kapal (ABK). Semua itu yang diharapkan menjadi bekal awal bagi peserta diklat untuk mencari pekerjaan bahkan untuk menghidupi diri dan keluarganya kelak.

“Pemerintah melalui Diklat Vokasi Pelaut diharapkan bisa menekan angka pengangguran di Tanah Air. Caranya dengan membekali mereka dengan pengetahuan dan ketrampilan praktis sebagai SDM transportasi khususnya calon pelaut itu,” tandas Wahid.

image2

Aplikasikan Nawacita Presiden Jokowi

Sebelumnya, Kepala BPSDM Perhubungan Dr. Wahju Satrio Utomo mengatakan, pihaknya menargtekan akan mendidik 48.335 orang dari berbagai daerah yang mengalami kesenjangan.

Mereka akan didik dan disiapkan menjadi SDM transportasi sesuai kebutuhan dan kondis kampus transportasi di seluruh Indonesia. Program ini meruakan bentuk kehadiran negara di mata rakyat, sesuai nawacita Presiden Jokowi yang pertama, negara hadir di depan rakyatnya.

“Untuk putra Maluku, akan disiapkan menjadi calon pelaut. Mereka akan dididik menjadi pelaut di kampus PIP Makassar dan BP2IP Barombong. Kuota total kedua kampus ini menca[ai 1.000 orangf dari Maluku,” kata Tommy, sapaan akrab dia.

Untuk menggelar Diklat Vokasi Pelaut ini, tambah Tommy, pihaknya bekerja sama dengan Universitas Pattimura dan Pempriv Maluku. “Mereka nanti yang akan mencari, merekrut dan menyiapkan calon siswa peserta diklat. Mereka akan diberikan ketrampilan sebagai pelaut, salah satunya di PIP Makassar,” tegas Tommy.(helmi)