Angkasa Pura 2

Bandara Soekarno Hatta Butuh Kapasitas Listrik Hingga 135 MVA

BandaraKamis, 16 Februari 2017
IMG20170112035608

TANGERANG (BeritaTrans.com) – Saat ini PLN telah memasok listrik sebesar 65 MVA untuk Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Menurut President Director PT angkasa Pura (AP) II Muhammad Awaluddin, pada 2021 diperkirakan kebutuhan meningkat mencapai 135 MVA seiring dengan operasional infrastruktur baru.

“Seperti skytrain, stasiun kereta bandara, integrated building, cargo village, runway ketiga, Revitalitasi Terminal 1 dan 2, dan lain sebagainya,” jelas Awaluddin di Tangerang, Kamis (16/2/2017).

Peningkatan pada sistem kelistrikan lainnya dikatakan Awaluddin, adalah di masing-masing terminal di Bandara Internasional Soekarno-Hatta akan dilengkapi main power station (MPS) untuk mempermudah pengaturan arus pendistribusian kelistrikan di terminal-terminal.

“Saat ini baru terdapat satu MPS untuk mengatur pendistribusian listrik di seluruh kawasan bandara,” ungkap dia.

Awaluddin menambahkan bahwa peningkatan kualitas sistem kelistrikan juga dilakukan melalui penerapan digitalisasi dengan mengimplementasikan sistem supervisory control and data acquisition (SCADA).

“SCADA memungkinkan kami untuk membangun satu tempat khusus sebagai pusat informasi dan pemantauan seluruh sistem kelistrikan di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, sehingga dapat lebih cepat mengantisipasi kemungkinan adanya gangguan serta menjalankan langkah kontingensi untuk menanggulangi gangguan,” kata Awaluddin.

Melalui pembangunan gardu induk khusus, pembangunan main power station untuk masing-masing terminal, dan implementasi SCADA, maka AP II optimistis sistem kelistrikan semakin andal untuk mendukung operasional dan peningkatan pelayanan di Bandara Soetta. (omy)