Angkasa Pura 2

Dirjen Perkeretaapian Optimistis Pembangunan LRT Sumsel Rampung 2018

EmplasemenKamis, 16 Februari 2017
IMG20170210161620

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Kendati pembangunan kereta api ringan atau light rail transit (LRT) Sumatera Selatan saat ini masih 34 persen, namun Dirjen Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Prasetyo Boeditjahjono optimistik, akan rampung pada 2018.

“Kita optimis akan selesai sesuai target, sehingga dapat menyukseskan penyelenggaraan Asian Games 2018,” jelas Prasetyo usai menyaksikan penandatanganan Adendum Kontrak 1 yaitu nilai Pembangunan Prasarana LRT di Provinsi Sumatera Selatan, sebesar Rp. 10,943,791,000,000 di Jakarta, Kamis (16/2/2017).

Penandatanganan tersebut dilaksanakan Pejabat Pembuat Komitmen Pembangunan Kereta Api Ringan/LRT, Suranto dengan Kepala Divisi 1 PT Wakita Karya Persero, Tbk, Joko Herwanto.

“Lokasi pembangunan dari Bandara Sultan Mahmud Badaruddin sampai dengan Komplek Olahraga Jakabaring dan saat ini sedang dilakukan pembangunan jembatan Sungai Musi yang diharapkan dapat selesai pada Desember 2017,” kata Prasetyo.

Sebelumnya pada 30 Juni 2015, telah ditandatangani kontrak pagu senilai Rp.12,5 T dengan nomor 01/KNT/LRTSS/VI/2016 dan 01/WK-Kemenhub.LRT/D.II/2016.

Besaran adendum berupa pengurangan nilai kontrak yang ditandatangani saat ini merupakan hasil evaluasi konsultan SMEC International Pty Ltd yang ditunjuk berdasarkan kontrak 14 Oktober 2016, dengan Ditjen Perkeretaapian.

“Nilai adendum kontrak tersebut masih dimungkinkan untuk perubahan tambah kurang sesuai prestasi atau kondisi di lapangan,” tutur Prasetyo.

Akhirnya besaran nilai terhadap pembangunan akan dibayarkan setelah mendapat verifikasi dari Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP).

Seperti diketahui, Penandatanganan ini, merupakan tindak lanjut dari amanah dari Perpres Nomor 116 Tahun 2015 yang telah diubah dengan Perpres 55 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Peraturan Presiden Nomor 116 Tahun 2015 tentang Percepatan Penyelenggaraan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Provinsi Sumatera Selatan, yang menugaskan PT.Wakita Karya (Persero) Tbk, sebagai pelaksana Pembangunan Prasarana Kereta Api Ringan/LRT di Sumsel. (omy)

loading...