Angkasa Pura 2

BPSDMP Optimalkan Kerjasama dengan Kampus dan Pemda Selenggarakan Diklat Vokasi

SDMJumat, 17 Februari 2017
Tommy dan Team KL Barombong

JAKARTA (Beritatrans.com) – Badan Pengembangan SDM Perhubungan (BPSDM), Kementerian Perhubungan (Kemhub) optimis mampu melaksanakan target pendidikan vokasi khusus di bidang transportasi.  Termasuk di alanya 48.335 orang per tahun  yang dididik secara gratis di kampus transportasi di Tanah Air.

“Selama dua tahun ke depan sampai 2018  kita akan mendidik 1 juta tenaga ahli transportasi yang bersertifikasi. Tahun 2017 ini akan mendidik 500 ribu orang dan sisanya tahun 2018 mendatang,” kata Kepala BPSDM Perhuhungan Dr. Wahju Satrio Utomo menjawab Beritatrans.com di Jakarta, Jumat  (17/2/2017).

Menurutnya pendidikan vokasi gratis selama tahun 2017 sudah dibagi ke masing-masing kampus mulai BP2IP Malahayati Aceh sampai  BPPP Jayapura Papua. “Setiap kampus menapatkan kuota masing-masing dan kini sudah mulai jalan. Termasuk bekerja sama dengan kampus dan Pemda setempat,”  kata dia.

“Untuk melaksanakan diklat pemberdayaan masyarakat dalam benuk diklat vokasi, akan disesuaikan kebutuhan. Realisasinya  nanti akan bekerja sama dengan kalangan perguruan tinggi dan Pemda  setempat,”  jelas Tommy, sapaan akrab dia.

Diklat vokasi ini sudah secara resmi diluncurkan Presiden Jokowi di Ambon, Maluku. Sebanya 240 siswa dari Maluku akan mengikuti diklat di kampus PIP Makassar dan BP2IP Barombong.

Kerja sama dengan kampus ini, menurut Tommy akan disesuaikan dengan daerah serta an kebutuhan di lapangan. Misalnya kerja sama diklat dengan Universitas Pattimura untuk mendidik putra Maluku. Sebelumnya PIP Semarang bekerja sama dengan Undip Semarang dan UGM Yogyakarta dan seterusnya.

Pendidikan Taruna Reguler

Sementara,  Tommy melanjutkan, untuk pendidikan bagi taruna reguler  serta perwira siswa (pasis) nanti akan dilaksanakan di setiap kampus transportasi tetap berjalab sesuai kalender akademik yang ada.

Kampus transportasi yang paling banyak adalah matra transportasi laut sebanyak 12 kampus di seluruh Indonesia. Mereka siap mendidik dan meluluskan sekutar 4.000 perwira transportasi. Selain itu juga ada ribuan pasis dan peserta diklat jangka pendek yang diluluskan setiap tahunnya.

Menurut Tommy, kampus transportasi di Tanah Air terutama di lingkungan BPSDM Perhubungan sudah dilengkapi dengan  infrastruktur dan SDM dosen dan instruktur  yang baik dan terlatih.

Sebagian sudah memiliki sertifikasi sebagai penguji SDM transportasi. “Kini kampus kita aedang mengurus lisensi sebagai Lembaga Sertifikasi Profesi  (LSP) dari BNSP.

Saat ini, tambah Tommy, beberapa  kampus transportasi sudah memperoleh lisensi LSP. “Salah satunya adalah Kampus STIP Jakarta yang baru saja menerim lisensi LSP dari BNSP kemarin,” tandas Tommy..(helmi