Angkasa Pura 2

Uji Publik Revisi Peraturan Taksi Aplikasi Digelar

KoridorJumat, 17 Februari 2017
IMG_20170217_172907

IMG-20170217-WA0066

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Sesuai rencana, Kementerian Perhubungan (Kemhub) melaksanakan uji publik rancangan revisi aturan taksi online di Jakarta, Jumat (17/2/2017).

Menurut Dirjen Perhubungan Darat Pudji Hartanto, Uji publik dilakukan, bagian dari upaya mendapatkan masukan dari masyarakat terkait draf revisi Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) 32/2016 tentang Penyelenggaraan Angkutan Orang dengan Kendaraan Bermotor Umum tidak dalam Trayek.

“Sebelum diterapkan, untuk dilakukan uji publik atas revisi PM 32 Tahun sebelum nantinya payung hukum ini ditetapkan,” jelas Pudji.

Uji publik merupakan salah satu tahapan sebelum regulasi ditetapkan. Pemerintah meminta masukan dari berbagai lapisan masyarakat, antara lain akademisi, komunitas, organisasi, LSM, dan stakeholder terkait.

Masukan tersebut dihimpun, dibahas bersama untuk kemudian dijadikan bahan dalam penyempurnaan regulasi.

“Sesuai arahan Menteri Perhubungan untuk menyempurnakan PM 32 Tahun 2016 dan juga untuk mengakomodir adanya angkutan online yang selama ini dikategorikan sebagai angkutan sewa, dibuatlah nomenklatur angkutan sewa khusus,” kata Pudji.

Terdapat 10 pokok materi krusial dalam revisi PM 32 Tahun 2016 ini, meliputi jenis angkutan sewa; ukuran CC kendaraan; tarif; kewajiban STNK berbadan hukum; pengujian berkala/ KIR; pool; bengkel; pajak; akses dashboard; dan sanksi. (omy)