Angkasa Pura 2

Optimalkan Konektivitas, Kemhub Dukung Kunjungan 15 Juta Wisman

Bandara Destinasi KokpitSenin, 20 Februari 2017
IMG-20170220-WA0036

JAKARTA (BeritaTrans.com) – Melalui pengoptimalkan konektivitas, Kementerian Perhubungan mendukung pencapaian target 15 juta wisman tahun 2017.

Saat ini pariwisata menjadi salah satu tumpuan bagi peningkatan pendapatan nasional, oleh karena itu perlu dukungan dari semua pihak dan transportasi menjadi hal yang penting dalam mendukung pertumbuhan sektor pariwisata.

“Beberapa pengembangan bandara untuk mendukung pariwisata misalnya Bandara H As. Hanandjoeddin – Tanjung Pandan telah menjadi bandara internasional; pengembangan Bandara Sibisa – Parapat dalam rangka mendukung kunjungan wisatawan ke Danau Toba,” jelas Menhub di Jakarta, Senin (21/2/2017).

Selain itu juga, Bandara Internasional Yogyakarta Baru akan segera dimulai pembangunannya. Groundbreaking pengembangan Bandara Ahmad Yani Semarang diharapkan akan beroperasi tahun 2018. Bandara Supadio Pontianak akan diresmikan pada tahun ini, dan Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya di akhir tahun ini.

Pengembangan Bandara Syamsudin Noor Banjarmasin dikatakan Menhub, akan selesai pada tahun 2018. Sedangkan pengembangan Bandara Abdul Saleh Malang dalam rangka mendukung kunjungan wisatawan ke Bromo-Tengger-Semeru, serta pengembangan Bandara Pitu Morotai dalam rangka mendukung kunjungan wisatawan ke Morotai.

“Kami juga sangat mengapresiasi dukungan dari pemerintah daerah dalam membangun bandara, misalnya pemerintah daerah Banyuwangi, Papua, dan Jawa Barat yang menggunakan anggaran daerahnya sendiri untuk membangun bandara, sehingga dana Kemhub yang terbatas dapat digunakan di pembangunan lainnya,” kata Menhub

Perkembangan jumlah penumpang udara, Menhub menambahkan, terus meningkat dengan cukup tajam sehingga di beberapa bandara seperti di Jakarta, Yogyakarta, dan Semarang terjadi “kemacetan”. Jumlah penumpang angkutan udara pada tahun 2016 mencapai 89,3 juta untuk domestik dan 23,4 juta untuk internasional.

“Saya minta pemerintah daerah bersama seluruh stakeholder terkait untuk berkomunikasi dengan baik agar dapat memberikan level of service yang baik. Di awal tahun 2019, semua bandara diharapkan sudah selesai dan semoga tidak ada lagi ‘kemacetan’,” ungkap Menhub. (omy)